INFOTREN.ID - Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas seiring dengan pernyataan tegas dari Teheran mengenai kesiapan militernya. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara terbuka menyatakan bahwa mereka telah mempersiapkan diri secara penuh untuk menghadapi skenario "perang berkepanjangan" dengan dua kekuatan utama, yaitu Amerika Serikat dan Israel.
Juru bicara IRGC, Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini, menjadi sumber utama pernyataan ini, menegaskan bahwa manuver militer yang telah dilakukan sejauh ini hanyalah sebagian kecil dari potensi kekuatan Iran yang sesungguhnya. Ini mengindikasikan adanya cadangan kekuatan yang signifikan yang belum diungkapkan kepada publik maupun lawan.
Lebih lanjut, Jenderal Naeini mengungkapkan bahwa gelombang serangan yang dilancarkan dalam Operasi "Janji Sejati 4" sejatinya hanya mengerahkan sebagian kecil dari kapasitas operasional yang dimiliki oleh angkatan bersenjata Iran. Hal ini bertujuan untuk memberikan peringatan dini mengenai eskalasi kemampuan mereka di masa depan.
"Inisiatif dan senjata baru Iran sebentar lagi," ujar juru bicara tersebut, menggarisbawahi bahwa teknologi persenjataan canggih tersebut siap untuk diperkenalkan dalam waktu dekat. Pernyataan ini disampaikan kepada media Iran, Press TV, pada hari Jumat, 6 Maret 2026.
Ancaman serius dilontarkan dengan penekanan bahwa teknologi militer mutakhir ini belum dikerahkan dalam skala besar dalam operasi militer yang sudah terjadi. Musuh diyakini harus segera menyadari potensi ancaman yang akan datang dan bersiap menghadapi dampak yang lebih besar.
Jenderal Naeini secara eksplisit memperingatkan bahwa lawan harus bersiap menghadapi serangan yang "menyakitkan" pada setiap gelombang operasi yang akan dilancarkan Iran selanjutnya. Hal ini menjadi pesan jelas mengenai peningkatan intensitas konfrontasi jika diperlukan.
Dengan mengisyaratkan peluncuran persenjataan strategis generasi baru, Iran mengirimkan sinyal kuat bahwa mereka tidak akan gentar dalam mempertahankan kepentingannya di kawasan tersebut. Dunia kini menanti debut senjata baru yang dijanjikan tersebut di medan perang.

