INFOTREN.ID - Di tengah riuhnya Pasar Tambak Lorok, Semarang, dentuman musik dangdut koplo memecah suasana. Bukan joget yang dicari, melainkan denyut kebersamaan. Di antara lapak ikan yang becek dan tawar-menawar sengit, para pedagang bergantian memegang mikrofon, menyanyikan lagu favorit dengan semangat membara. Sebuah kotak kardus sederhana bertuliskan "Komunitas Yatiman Pasar Tambaklorok" berpindah dari tangan ke tangan, disambut antusias oleh pedagang dan pengunjung pasar. Uang receh hingga lembaran ribuan rupiah pun masuk, menjadi donasi bagi anak yatim piatu di kawasan pesisir Tambak Lorok. Inilah kisah inspiratif tentang bagaimana musik bisa menjadi medium untuk berbagi.

Dari Iseng Jadi Berkah

Awalnya, ide ini dipandang sebelah mata. "Jadi sistemnya siapa yang mau nyanyi bayar Rp 5.000 awalnya," jelas M Amron, Ketua Pedagang Tambak Lorok dilansir dari Kompas.com (18/1). Banyak yang meremehkan, meragukan apakah kegiatan ini bisa berjalan, apalagi menghasilkan donasi. Namun, semangat para pedagang tak surut. Nyanyian akhir pekan di Pasar Tambak Lorok perlahan berubah menjadi gerakan sosial yang nyata.

Sentuhan Musik, Sentuhan Hati

Arivah Prihatin, Ketua Komunitas Yatiman Pasar Tambaklorok, menjelaskan bahwa pilihan ngamen sebagai cara menggalang donasi bukanlah kebetulan. Cara ini lahir dari pemahaman terhadap karakter masyarakat pesisir yang akrab dengan hiburan musik. "Daripada nyawer di organ tunggal tidak ada manfaatnya. Mending nyawer di sini malah jadi tabungan akhirat," ujarnya. Sebuah ide sederhana yang berbuah manis, mengubah kebiasaan menjadi keberkahan.

Pedagang Pasar Ikan Tambak Lorok, Kota Semarang, Jawa Tengah, mendadak buka donasi dengan bernyanyi untuk anak yatim. (Foto KOMPAS.Com/Muchamad Dafi Yusuf)

Transparansi adalah Kunci

Dalam prosesnya, para pedagang melibatkan pengurus RT dan RW setempat, mulai dari pendataan anak yatim piatu, kaum dhuafa, hingga penyandang disabilitas. Seluruh proses dilakukan secara terbuka. "Jadi kita semua transparan," tegas Arivah. Keterbukaan ini membangun kepercayaan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Nada Syukur, Aksi Nyata