INFOTREN.ID - Sebuah gerakan inovatif yang memadukan spiritualitas dan kesehatan fisik lansia tengah menjadi sorotan publik luas, khususnya melalui media sosial. Sebuah video yang memperlihatkan sekumpulan lansia aktif berolahraga usai menunaikan salat Subuh di Kabupaten Subang, Jawa Barat, berhasil menarik perhatian dan mendapatkan respons positif.

Program unik ini digagas oleh seorang pegiat kebugaran bernama Hari. Beliau memimpin para peserta lansia dalam serangkaian latihan beban ringan yang mengutamakan penggunaan berat badan sendiri sebagai alat utama.

Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin di Masjid Mifthahul Fallah, sebuah fasilitas ibadah yang berlokasi di kawasan Perumnas Karanganyar, Kabupaten Subang. Pemilihan waktu usai salat Subuh menunjukkan strategi cerdas dalam memanfaatkan momen kebersamaan dan waktu luang umat.

Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, yang melihatnya sebagai cara efektif untuk menjaga kesehatan para lansia sembari mempererat silaturahmi dalam nuansa keagamaan. Penggabungan aktivitas ini dinilai sangat positif dan bermanfaat.

"Ini adalah cara yang luar biasa untuk menjaga kebugaran para lansia. Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini yang bisa dilakukan di lingkungan sekitar masjid," ujar salah seorang warga yang menyaksikan kegiatan tersebut.

Hari, sebagai penggagas, menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk memberikan wadah bagi para lansia agar tetap aktif dan sehat. Ia ingin menunjukkan bahwa olahraga bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, termasuk setelah ibadah.

"Kami ingin membuktikan bahwa usia lanjut bukan halangan untuk tetap bugar dan produktif. Dengan olahraga ringan yang teratur, kualitas hidup para lansia dapat meningkat," ungkap Hari.

Masjid Mifthahul Fallah menjadi saksi bisu semangat para lansia dalam mengikuti setiap gerakan yang dipandu oleh Hari. Suasana kebersamaan dan keceriaan mewarnai setiap sesi latihan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengadopsi model serupa. Dengan menggabungkan nilai-nilai keagamaan dan kesehatan, inisiatif ini memberikan contoh nyata bagaimana komunitas dapat aktif membangun kesehatan warganya.