INFOTREN.ID - Pelatih tim nasional Vietnam, Kim Sang Sik, dilaporkan tengah mengasah sebuah strategi baru yang berpotensi menjadi ancaman serius bagi para rival di ajang Piala AFF 2026. Taktik ini, yang dijuluki sebagai "badai bola mati", diduga sengaja dirahasiakan untuk mengejutkan lawan.

Dalam pertandingan terbaru melawan Timor Leste, Vietnam berhasil meraih kemenangan telak 7-0. Namun, dalam laga tersebut, The Golden Stars Warrior belum sepenuhnya memperlihatkan kekuatan dari skema bola mati yang tengah disiapkan.

Ketujuh gol yang tercipta dalam pertandingan tersebut seluruhnya lahir dari skema permainan terbuka. Hal ini menunjukkan bahwa potensi penuh dari taktik bola mati belum dieksploitasi.

Fenomena ini cukup menarik perhatian, mengingat Vietnam memiliki rekam jejak yang kuat dalam eksekusi bola mati. Kemampuan ini sering kali menjadi senjata andalan mereka dalam pertandingan krusial.

Media Vietnam, Bongda, melaporkan bahwa pelatih Kim Sang Sik secara sadar menjaga kerahasiaan strategi ini dari publik maupun tim-tim pesaing. Tujuannya adalah untuk menjaga elemen kejutan.

"Kim Sang Sik secara sengaja merahasiakan strategi ini dari publik dan para rival," demikian bunyi pemberitaan yang dilansir dari Bongda.

Penyimpanan strategi ini dinilai sebagai langkah cerdas untuk memaksimalkan efektivitasnya saat kompetisi sesungguhnya bergulir. Vietnam ingin memastikan kejutan tersebut memberikan dampak maksimal.

Kemampuan mengeksekusi bola mati yang baik dapat mengubah jalannya pertandingan secara signifikan. Ini bisa menjadi pembeda, terutama dalam turnamen sekelas Piala AFF yang sangat kompetitif.

Publik dan para analis sepak bola kini menantikan bagaimana taktik "badai bola mati" ini akan diimplementasikan oleh Vietnam di panggung Piala AFF 2026.