INFOTREN.ID - Seorang wanita muda yang dijuluki 'Hell on Wheels' kembali menjadi sorotan publik setelah foto selfie terbarunya beredar luas. Mackenzie Shirilla, yang kini menjalani hukuman atas kasus tabrak lari yang merenggut dua nyawa, terlihat dalam foto tersebut diambil dari dalam fasilitas penjara.

Foto yang diunggah oleh para pendukungnya di berbagai platform media sosial tersebut menampilkan Shirilla dengan raut wajah yang datar. Para pendukungnya mengklaim bahwa Shirilla tengah berupaya melakukan perbaikan diri dan masih berharap agar vonis yang dijatuhkan kepadanya dapat dibatalkan.

Kasus yang melibatkan Shirilla ini mendapatkan perhatian nasional setelah diangkat dalam sebuah dokumenter yang ditayangkan oleh Netflix. Dokumenter bertajuk The Crash tersebut mengulas secara mendalam insiden tragis yang terjadi pada Juli 2022.

Peristiwa nahas tersebut bermula ketika Shirilla mengemudikan mobil dengan kecepatan sangat tinggi. Laporan menyebutkan kecepatan kendaraan yang dikendarainya mencapai sekitar 160 kilometer per jam sebelum akhirnya menabrak sebuah tembok di Strongsville, Ohio.

Insiden tabrak lari yang menyebabkan kematian dua orang ini memicu kemarahan dan keprihatinan publik. Shirilla kemudian dinyatakan bersalah atas perbuatannya tersebut.

Para pendukung Shirilla berupaya membangun narasi positif mengenai kondisinya di dalam penjara. Melalui unggahan foto selfie, mereka ingin menunjukkan bahwa Shirilla tidak patah semangat dan masih memiliki harapan.

"Ia terus berupaya menjalani perbaikan diri dan masih menyimpan harapan untuk dapat membatalkan vonis yang telah dijatuhkan kepadanya," demikian narasi yang menyertai foto selfie Shirilla, seperti dikutip dari JAKARTAHYPE.COM.

Unggahan foto selfie Mackenzie Shirilla dari dalam penjara ini sontak memicu perdebatan sengit di kalangan warganet. Sebagian pihak mengecam tindakan tersebut, sementara yang lain menunjukkan simpati dan dukungan.

Peristiwa ini mengingatkan kembali pada dampak media sosial dalam membentuk opini publik, terutama terkait kasus-kasus hukum yang sensitif dan menarik perhatian luas.