INFOTREN.ID - PT Jasa Marga (Persero) mengumumkan bahwa volume pergerakan kendaraan pada puncak arus mudik Lebaran tahun ini telah mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah di Indonesia. Pencapaian ini menunjukkan lonjakan signifikan dalam mobilitas masyarakat saat momen hari raya.

Secara akumulatif, tercatat sebanyak lebih dari 270 ribu kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta selama periode puncak mudik berlangsung. Angka ini menjadi indikator kuat tingginya antusiasme masyarakat untuk kembali ke kampung halaman.

Puncak kepadatan arus lalu lintas tersebut secara spesifik terjadi pada hari Rabu, tanggal 18 Maret 2026. Penetapan hari ini sebagai puncak didasarkan pada perhitungan volume kendaraan yang melintasi gerbang tol utama.

"Volume lalu lintas yang dilayani oleh Jasa Marga mencapai 270.315 kendaraan," ujar perwakilan perusahaan, menegaskan angka pastinya. Data ini menjadi tolok ukur utama dalam evaluasi manajemen lalu lintas tahunan.

Angka fantastis ini menunjukkan kenaikan substansial, yakni mencapai 98,3 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal pada umumnya. Peningkatan ini menunjukkan dampak besar dari momentum libur Lebaran terhadap infrastruktur jalan tol.

Selain itu, volume kendaraan pada puncak mudik tahun ini juga mengalami peningkatan tipis sebesar 4,8 persen jika dibandingkan dengan periode puncak mudik Lebaran tahun sebelumnya, yakni 2025. Hal ini mengindikasikan tren pertumbuhan pemudik dari tahun ke tahun.

Total kumulatif 270 ribu kendaraan tersebut merupakan agregasi data dari empat gerbang tol utama yang menjadi pintu keluar dari Jakarta. Empat gerbang tol ini berfungsi sebagai titik vital perhitungan arus mudik.

Keempat gerbang tol strategis tersebut mencakup GT Cikupa yang melayani pergerakan ke arah Barat. Selain itu, GT Ciawi juga dihitung karena melayani arus yang menuju ke arah Selatan.

Sementara itu, untuk pergerakan menuju kawasan Timur, perhitungan dilakukan melalui dua gerbang tol utama, yaitu GT Cikampek dan GT Kalihurip Utama. Kedua gerbang ini menjadi jalur utama menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.