JAKARTA, Infotren.id - Musisi sekaligus gitaris dan pencipta lagu Kangen Band, Dodhy, secara resmi memperkenalkan proyek musik terbarunya bernama Setengah 12. Ia menegaskan bahwa kehadiran band baru ini bukan untuk menggantikan Kangen Band, melainkan sebagai langkah antisipasi agar ia tetap dapat berkarya jika sewaktu-waktu Kangen Band mengalami masa vakum.

Dodhy menjadikan pengalaman vakum Kangen Band beberapa tahun lalu sebagai pelajaran berharga. Ia tidak ingin kembali kehilangan momentum dalam bermusik apabila situasi serupa terulang.

"Saya tetap mencintai Kangen Band dan berharap band ini terus berjalan. Tapi sebagai musisi, saya juga harus menyiapkan sekoci. Kalau suatu saat ada keadaan yang membuat band vakum, saya tetap punya wadah untuk terus berkarya dan menciptakan lagu," ujar Dodhy.

Setengah 12 hadir dengan konsep musik pop kreatif yang sengaja dibuat berbeda dari karakter musik Kangen Band. Melalui proyek ini, Dodhy berupaya menawarkan warna musik baru yang lebih segar dan mengikuti perkembangan industri musik Indonesia.

Nama Setengah 12 dipilih secara spontan. Nama tersebut lahir saat proses rekaman lagu perdana mereka selesai tepat pada pukul 23.30 WIB (setengah dua belas). Momen sederhana itu akhirnya dipilih menjadi identitas band karena dianggap unik, ringan, dan mudah diingat.

Band Setengah 12 diperkuat oleh tiga personel. Dodhy berperan sebagai gitaris sekaligus pencipta lagu, Mars didapuk sebagai vokalis yang merupakan aktris berusia 20 tahun, dan Praha mengisi posisi drummer.

Menurut Dodhy, karakter vokal Mars yang lembut namun bertenaga menjadi kekuatan utama band tersebut. Ia optimistis perpaduan musikalitas, penampilan, dan karakter setiap personel akan menjadikan Setengah 12 memiliki identitas yang kuat di industri musik nasional.

Sebagai debut, Setengah 12 telah menyiapkan lima lagu unggulan. Single pertama yang resmi diperkenalkan berjudul "Energi", yang menandai awal perjalanan band tersebut. Menariknya, seluruh karya Setengah 12 diproduksi melalui label rekaman milik Dodhy sendiri sebagai wujud kemandirian dalam berkarya.

"Saya percaya Setengah 12 akan menjadi energi baru bagi penikmat musik Indonesia," tutup Dodhy.