INFOTREN.ID – Layanan pembiayaan digital SPayLater menerima apresiasi tinggi atas perannya dalam memperluas akses layanan keuangan digital yang lebih mudah dan inklusif. Kontribusi ini diakui melalui penghargaan Selular Award 2026.

Transformasi digital telah mengubah lanskap akses layanan keuangan di Indonesia. Data menunjukkan bahwa inklusi keuangan formal terus meningkat; berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS), indeks inklusi keuangan Indonesia telah mencapai 80,51%. Di tengah tren ini, layanan pembiayaan digital berperan penting menyediakan solusi transaksi yang praktis dan aman.

Peran Krusial Pembiayaan Digital

Pembiayaan digital, atau layanan paylater, memanfaatkan teknologi untuk mempermudah akses masyarakat terhadap solusi pembiayaan yang legal dan diawasi. Layanan ini sangat membantu memperluas inklusi keuangan, terutama bagi segmen underbanked yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses ke layanan keuangan formal.

Anggie Setia Ariningsih, Direktur PT Commerce Finance, menyatakan bahwa layanan pembiayaan digital menjadi semakin vital seiring berkembangnya kebutuhan finansial masyarakat dan ekonomi digital.

"Di SPayLater, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pengguna, sekaligus mengedepankan transparansi, edukasi, dan prinsip pembiayaan yang bertanggung jawab agar manfaat layanan keuangan digital dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh semakin banyak masyarakat," ujar Anggie.

Inovasi teknologi memungkinkan proses pengajuan dan pengelolaan layanan pembiayaan dilakukan secara digital kapan saja dan di mana saja, meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pengguna.

Kunci Memilih Layanan Pembiayaan Digital yang Bertanggung Jawab

Meskipun menawarkan kemudahan, masyarakat diimbau untuk bijak dalam memilih layanan pembiayaan digital. Beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan antara lain: