JAKARTA,Infotren.id– Pengamat muda koperasi, Imam Faturrohmin, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kolaborasi antara koperasi dan pemain ritel besar di Indonesia.

Menurutnya, dua pemain ritel besar di tanah air saat ini memberikan contoh yang sangat positif dalam hal manajemen distribusi, pengelolaan keuangan, dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM).

 Faturrohmin mengungkapkan bahwa pelaku ritel lain di Indonesia sebaiknya mencontoh dua perusahaan besar tersebut yang sudah terbukti sukses mengelola bisnisnya dengan efektif dan efisien.

Menurutnya, pelaku usaha ritel kecil dan koperasi seharusnya mendapat perhatian lebih dalam hal dukungan dan pembinaan agar dapat meningkatkan daya saing di pasar yang semakin ketat.

“Pemerintah bisa berkolaborasi dengan koperasi-koperasi yang sudah memiliki potensi besar, seperti Koperasi Merah Putih, untuk memperkuat operasionalnya tanpa harus membangun infrastruktur dari awal,” ungkap Faturrohmin pada Selasa (3/3/2026).

Ia menambahkan bahwa koperasi yang sudah memiliki permodalan, akses pembelian barang, serta manajemen SDM yang baik, dapat didorong lebih lanjut dengan sistem distribusi yang lebih terorganisir.

Menurut Faturrohmin, konsep kolaborasi antara koperasi dan ritel besar bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan model distribusi yang saling menguntungkan.

“Sebagai contoh, satu gerai ritel besar dapat menjadi distributor bagi 4 hingga 5 koperasi Merah Putih. Dengan syarat, harga, sistem, dan pengelolaan SDM harus sama,” jelasnya.

Faturrohmin juga menyarankan agar pemerintah memperkuat sinergi ini melalui kebijakan yang mendukung koperasi dalam pengembangan bisnis mereka.