INFOTREN.ID - Universitas Padjadjaran (Unpad) melalui Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) telah membuka program Beasiswa Guru untuk jenjang pendidikan Magister (S2). Program ini memberikan kesempatan bagi para pendidik di seluruh Indonesia untuk melanjutkan studi mereka.

Pendaftaran untuk program beasiswa khusus guru ini akan ditutup pada tanggal 13 Juli 2026 mendatang. Kesempatan ini terbuka bagi guru dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga pendidikan menengah, baik yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta.

Tujuan utama dari Beasiswa Guru Unpad ini adalah untuk meningkatkan akses dan memberikan kesempatan yang lebih memadai bagi para guru untuk menempuh pendidikan di jenjang S2. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas tenaga pendidik di Indonesia.

Adapun manfaat yang diberikan dalam beasiswa ini meliputi pembebasan atau pengurangan biaya pendidikan selama maksimal tiga semester. Selain itu, beasiswa ini juga mencakup komponen biaya pendaftaran, termasuk biaya PIN, biaya tes, dan asesmen Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Dilansir dari laman SMUP Unpad, calon penerima beasiswa harus memenuhi serangkaian syarat umum dan juga syarat khusus yang ditetapkan oleh universitas. Syarat khusus ini akan bervariasi tergantung pada jenis beasiswa yang dituju oleh pendaftar.

Salah satu jenis beasiswa yang ditawarkan adalah beasiswa penuh, yang mencakup pembiayaan 100 persen dari total biaya penyelenggaraan pendidikan. Terdapat pula skema beasiswa lain yang menawarkan pembiayaan 75 persen dan 50 persen dari biaya penyelenggaraan pendidikan.

"Beasiswa penuh meliputi 100 persen biaya penyelenggaraan pendidikan," sebagaimana disebutkan dalam informasi resmi mengenai program tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen Unpad dalam mendukung penuh studi para guru berprestasi.

Untuk dapat mendaftar, pendaftar SMUP Unpad Beasiswa Guru diwajibkan memiliki pengalaman mengajar minimal selama satu tahun. Setelah menyelesaikan tahap finalisasi pendaftaran, peserta harus melengkapi isian wajib berupa portofolio mengajar.

Portofolio mengajar ini akan menjadi salah satu bahan pertimbangan penting dalam proses asesmen RPL yang akan dilakukan. "Perlu dicatat, portofolio di atas akan jadi bahan penilaian pada saat tahap asesmen RPL," demikian dijelaskan dalam panduan pendaftaran.