INFOTREN.ID - Presiden University (PresUniv) melalui Rektornya, Handa S. Abidin, baru-baru ini menyampaikan sebuah keluhan melalui akun media sosial Instagram pribadinya. Keluhan tersebut berkaitan dengan upaya institusinya untuk mengundang tim nasional Hindia Belanda untuk melakukan pertandingan persahabatan.
Hal ini menjadi perhatian publik setelah Rektor PresUniv membagikan pengalamannya tersebut di platform Instagram. Unggahan ini kemudian menarik perhatian dan respons cepat dari pihak yang terkait dengan Tim Nasional Indonesia.
Permasalahan yang diangkat oleh Rektor PresUniv adalah kesulitan dalam proses administrasi dan perizinan untuk mendatangkan tim legendaris tersebut. Upaya ini dilakukan dalam rangka memajukan dunia sepak bola dan mempererat hubungan historis antarnegara.
Ternyata, unggahan curhat tersebut langsung mendapatkan tanggapan positif dari Timnas Indonesia. Respons cepat ini menunjukkan adanya perhatian serius terhadap inisiatif yang disampaikan oleh pimpinan institusi pendidikan tersebut.
Dikutip dari Instagram pribadinya, Rektor Handa S. Abidin mengungkapkan bahwa proses untuk mengundang tim tersebut ternyata sangat rumit. "Susah banget undang Hindia," ujar Handa S. Abidin, menyoroti tantangan birokrasi yang dihadapi.
Respons dari pihak Timnas Indonesia datang cukup sigap setelah keluhan tersebut dipublikasikan secara luas. Hal ini mengindikasikan bahwa komunikasi antara akademisi dan otoritas olahraga mulai terjalin dengan baik.
Pihak Timnas Indonesia segera merespons unggahan Rektor PresUniv tersebut. "Auto direspons Teamhindia," mengonfirmasi bahwa pihak terkait telah menindaklanjuti pesan yang disampaikan oleh Rektor tersebut.
Peristiwa ini menjadi menarik karena menunjukkan bagaimana media sosial dapat menjadi jembatan efektif antara tokoh publik dan pemangku kepentingan terkait untuk menyelesaikan suatu isu. Upaya ini diharapkan dapat membuahkan hasil positif bagi rencana pertandingan tersebut.
Dilansir dari unggahan tersebut, interaksi antara Rektor PresUniv dan Timnas Indonesia ini membuka peluang diskusi lebih lanjut mengenai potensi kolaborasi di masa depan. Hal ini sejalan dengan semangat memajukan sepak bola nasional melalui berbagai inisiatif.