INFOTREN.ID - Sebanyak 13 penghuni Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Daarul Hikmah Putri Cabang Muhammadiyah Borobudur mengalami penurunan kondisi kesehatan yang signifikan. Kejadian ini memerlukan penanganan medis segera di fasilitas kesehatan terdekat akibat gangguan pencernaan serius.

Kondisi kesehatan belasan anak tersebut menurun drastis setelah mengonsumsi makanan yang mereka terima. Mereka mulai menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan, memaksa pengurus panti untuk mengambil tindakan cepat.

Para korban yang menunjukkan gejala diare hebat segera dilarikan untuk mendapatkan perawatan intensif. Penanganan darurat ini dilakukan untuk mencegah dampak kesehatan yang lebih buruk pada anak-anak tersebut.

Mereka dibawa menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSU) Aisyiyah Muntilan. Lokasi rumah sakit tersebut berada di wilayah Kabupaten Magelang, sebagai tujuan utama penanganan medis.

Insiden keracunan makanan ini diduga kuat berkaitan erat dengan santapan yang mereka konsumsi beberapa waktu sebelumnya. Penyelidikan awal mengarah pada sumber makanan yang menjadi pemicu utama masalah ini.

Panti asuhan tersebut diketahui menerima sumbangan berupa nasi bungkus pada hari Minggu, 21 Juni 2026. Makanan donasi inilah yang kemudian menjadi titik fokus investigasi terkait kejadian ini.

Dilansir dari HOTNEWS.ID, disebutkan bahwa "Sebanyak 13 anak yang merupakan penghuni Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Daarul Hikmah Putri Cabang Muhammadiyah Borobudur dilaporkan mengalami gangguan pencernaan serius."

Lebih lanjut, sumber tersebut juga menyebutkan bahwa "Kondisi kesehatan belasan anak ini menurun drastis hingga membutuhkan penanganan medis segera di fasilitas kesehatan terdekat," ujar HOTNEWS.ID.

Disebutkan pula bahwa "Korban-korban yang mengalami gejala diare hebat tersebut segera dilarikan untuk mendapatkan perawatan intensif," tambah HOTNEWS.ID.