INFOTREN.ID - PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali mengumumkan adanya penghentian sementara pasokan listrik yang akan menyasar beberapa kawasan di Bali Timur dan Bali Selatan. Pemadaman ini dijadwalkan berlangsung pada hari Senin, 18 Mei 2026.
Langkah pemadaman sementara ini diambil oleh PLN sebagai bagian dari upaya pemeliharaan rutin jaringan listrik yang ada di wilayah tersebut. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk terus meningkatkan keandalan sistem pasokan listrik secara keseluruhan.
Informasi mengenai jadwal pemeliharaan jaringan ini telah disebarluaskan secara resmi oleh manajemen PLN melalui kanal media sosial mereka. Pengumuman tersebut dapat diakses oleh masyarakat melalui akun Instagram resmi PLN Distribusi Bali, yakni @plndistribusibali.
Pihak PLN UID Bali menyampaikan permohonan maaf atas potensi gangguan yang mungkin timbul akibat kegiatan pemeliharaan ini. Mereka menyatakan, "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan kami," tulis PLN UID Bali.
Masyarakat yang berada di area terdampak pemadaman diimbau untuk mengambil langkah antisipatif sedini mungkin. Hal ini termasuk mempersiapkan segala kebutuhan dasar yang memerlukan aliran listrik selama periode pemadaman berlangsung.
Selain itu, pelanggan juga disarankan untuk mengambil tindakan pengamanan terhadap perangkat elektronik yang sensitif. Tindakan preventif ini penting dilakukan sebelum proses pemeliharaan jaringan oleh petugas PLN benar-benar dimulai.
Beberapa Unit Layanan Pelanggan (ULP) yang wilayah operasinya akan mengalami pemeliharaan mencakup ULP Gianyar di Desa Jungut Batu. Beberapa lokasi spesifik lainnya juga terdaftar dalam pengumuman tersebut.
Rincian area pemeliharaan mencakup ULP Karangasem, yang menyasar Pabrik Beton Hakadikon, PDAM Tumbu, dan area Tiing Jangkrik. Sementara itu, ULP Sanur akan berdampak pada Jalan Tantular Renon dan Jalan Tantular DS 0732.
Wilayah lain yang disebutkan adalah ULP Mengwi yang mencakup Jalan Dewi Uma Pemogan dan Jalan Dewi Uma depan Badass Garment. Tidak ketinggalan, ULP Tabanan juga terdampak di Jalan Sading Badung, Jalan Pantai Kedungu, dan Jalan Nyambu Tabanan.