INFOTREN.ID - Demi mengukir prestasi gemilang, Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) telah merancang target ambisius untuk partisipasi mereka di Asian Games Aichi-Nagoya yang akan diselenggarakan pada tahun 2026 mendatang. Fokus utama diarahkan pada peningkatan perolehan medali secara signifikan dibandingkan dengan ajang sebelumnya.

Tidak hanya berambisi meraih podium tertinggi, Perpani juga menargetkan perolehan tiket kualifikasi langsung menuju ajang olahraga terbesar dunia, Olimpiade 2028 Los Angeles. Penargetan ini menunjukkan keseriusan dalam pengembangan olahraga panahan nasional.

Target yang dicanangkan ini merupakan upaya nyata untuk melampaui capaian dua medali perunggu yang berhasil diraih pada Asian Games 2022 di Hangzhou. Medali tersebut diraih dari nomor recurve beregu campuran dan recurve beregu putra.

Ajang multievent terbesar di Asia ini dipandang sebagai platform yang sangat krusial oleh Perpani. Kejuaraan ini menjadi tolok ukur sekaligus batu loncatan penting bagi para atlet panahan Indonesia.

Selain upaya untuk menduduki posisi teratas di kancah panahan Asia, skuad Merah Putih juga bertekad untuk memanfaatkan status kejuaraan ini sebagai pintu masuk kualifikasi utama. Tujuannya jelas, yaitu untuk memastikan tempat di Olimpiade 2028.

"Kami menargetkan peningkatan medali dan juga tiket Olimpiade 2028," ujar Ketua Umum Perpani, yang tidak disebutkan namanya dalam artikel asli, mengenai target yang dicanangkan.

Perpani melihat Asian Games 2026 sebagai kesempatan emas untuk mengukur kekuatan sekaligus mempersiapkan atlet secara lebih matang. Persiapan ini mencakup aspek teknis, fisik, dan mental para atlet.

Strategi jitu pun mulai disiapkan oleh jajaran pelatih dan pengurus Perpani. Latihan intensif dan program pemusatan latihan yang terarah menjadi kunci utama dalam mewujudkan target tersebut.

"Ajang ini adalah platform krusial bagi kami untuk berkembang," kata perwakilan Perpani, yang tidak disebutkan namanya dalam artikel asli, menekankan pentingnya kompetisi tersebut.