INFOTREN.ID - Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Muhammad Asif, melontarkan kecaman keras terhadap tindakan militer Israel yang sedang berlangsung di Lebanon. Pernyataan ini disampaikan pada saat upaya diplomatik internasional tengah mencapai puncaknya.
Asif menyoroti bahwa operasi militer Israel tersebut terjadi di Lebanon, yang merupakan basis utama dari kelompok Hizbullah. Situasi ini menambah ketegangan regional di tengah upaya meredakan konflik.
Secara eksplisit, ia melabeli tindakan Israel sebagai genosida yang sedang berlangsung di wilayah Lebanon tersebut. Hal ini disampaikan seiring dengan berjalannya agenda diplomasi yang difasilitasi oleh Pakistan.
Menurut informasi yang didapatkan dilansir dari Press TV dan Anadolu Agency pada hari Jumat, 10 April 2026, kecaman ini dilontarkan dengan sangat terbuka oleh Menhan Pakistan.
"Israel itu jahat dan kutukan bagi umat manusia, sementara perundingan damai sedang berlangsung di Islamabad, genosida sedang dilakukan di Lebanon," sebut Khawaja Muhammad Asif dalam pernyataan yang diunggahnya melalui media sosial X.
Pernyataan ini dilontarkan pada Kamis malam, 9 April, menyoroti kontradiksi antara upaya pencarian solusi damai dan aksi militer yang dilakukan oleh Tel Aviv.
Lebih lanjut, Asif mengkritik keras sikap Israel yang terus menolak memberlakukan gencatan senjata. Gencatan senjata ini sebelumnya telah disepakati oleh beberapa pihak, termasuk Amerika Serikat dan Iran.
Kesepakatan gencatan senjata tersebut diketahui dimediasi oleh Pakistan, namun Israel dilaporkan tetap bersikukuh dan tidak menganggap kesepakatan itu berlaku di Lebanon.
Pernyataan keras dari Khawaja Muhammad Asif ini menandai posisi tegas Pakistan dalam melihat konflik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah tersebut.