INFOTREN.ID - Operasi militer rahasia yang dilakukan oleh pasukan khusus Israel di wilayah Lebanon baru-baru ini menuai hasil yang sangat pahit. Misi utama operasi tersebut adalah untuk melacak keberadaan Letkol Ron Arad, seorang pilot yang dilaporkan hilang sejak tahun 1986.
Meskipun misi tersebut didasari asumsi bahwa Ron Arad telah meninggal dunia, pencarian tetap dilanjutkan dengan intensitas tinggi oleh otoritas Israel. Pencarian ini melibatkan penggalian di beberapa lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya Arad atau tempat persembunyian terakhirnya.
Aksi penyusupan dan penggalian kuburan yang dilakukan oleh pasukan Israel di tanah Lebanon sayangnya tidak berjalan mulus. Kegiatan tersebut memicu reaksi keras dari kelompok bersenjata setempat.
Konflik tak terhindarkan ketika pasukan Israel berhadapan langsung dengan milisi Hizbullah di area operasi mereka. Bentrokan bersenjata pun tidak dapat dihindari dalam operasi yang sangat sensitif ini.
Dampak dari konfrontasi tersebut sangat signifikan dan memakan korban jiwa dalam jumlah besar. Baku tembak yang terjadi mengakibatkan tewasnya total 41 orang dari pihak-pihak yang terlibat dalam konflik.
Pencarian pilot yang hilang puluhan tahun silam ini kini kembali menjadi sorotan internasional setelah eskalasi kekerasan yang terjadi. Misteri mengenai nasib Letkol Ron Arad seolah semakin dalam setelah operasi ini gagal total.
Upaya Israel untuk mendapatkan kepastian mengenai Letkol Ron Arad, yang telah hilang selama puluhan tahun, terhalang oleh perlawanan sengit dari Hizbullah. Hingga kini, keberadaan jasadnya masih menjadi teka-teki besar bagi intelijen Israel.
"Demi menemukan Letkol Ron Arad yang diduga telah tewas, pasukan khusus Israel menggali kuburan di Lebanon dan terlibat bentrok dengan Hizbullah yang tewaskan 41 orang," demikian ringkasan kejadian pahit tersebut dilansir dari sumber berita terkait.
Kegagalan operasi ini menunjukkan betapa sulitnya menjalankan misi intelijen di wilayah yang dikuasai oleh kelompok bersenjata yang sangat terorganisir seperti Hizbullah. Kepastian atas nasib pilot tersebut tampaknya harus ditunda lagi.

