TANGSEL, Infotren.id – Oknum prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang sempat viral karena diduga menodongkan pistol kepada seorang sopir taksi online di kawasan Jalan Raya Puspiptek, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), kini tengah menjalani pemeriksaan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) Jaya/1 Tangerang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu malam (1/3) dan sempat menyita perhatian publik setelah rekaman kejadian beredar luas di media sosial.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono memastikan bahwa oknum prajurit yang terlibat telah diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini oknum prajurit yang terlibat sudah diamankan dan sedang diperiksa oleh Denpom Jaya/1 Tangerang,” ujar Donny dalam keterangannya seperti dikutip wartawan, Kamis (5/3/2026).

Ia menegaskan, TNI AD akan menangani kasus tersebut secara serius dengan melakukan pendalaman terhadap seluruh kronologi kejadian, termasuk pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti.

Menurutnya, proses hukum akan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan militer.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, insiden tersebut dipicu oleh perselisihan di jalan yang bermula dari senggolan kendaraan. Situasi itu kemudian memicu pertikaian antara pelaku dan korban.

Dalam kejadian tersebut, benda yang sempat ditodongkan kepada sopir taksi online diketahui bukan senjata api sungguhan, melainkan pistol mainan berbahan dasar kayu.

Meski demikian, TNI AD menegaskan tidak akan mentoleransi tindakan yang berpotensi meresahkan masyarakat maupun mencoreng nama baik institusi.