INFOTREN.ID - Suasana khidmat Hari Raya Idulfitri sedikit terusik oleh getirnya perpisahan di Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Cabang K4, Kuningan, Jakarta Selatan. Momen kebersamaan keluarga yang seharusnya dirayakan di rumah justru harus dilakukan di balik tembok lembaga antirasuah.
Pada Sabtu, 21 Maret 2026, hari pertama Lebaran, antrean panjang terlihat menyambut jam kunjungan yang dibuka oleh pihak rutan. Para pengunjung yang didominasi oleh kerabat dekat tampak membawa bingkisan kecil sebagai simbol kasih sayang hari kemenangan.
Tempat kunjungan yang biasanya sepi mendadak ramai dipenuhi oleh wajah-wajah yang menahan rindu. Mereka datang untuk bertemu sebentar dengan anggota keluarga yang statusnya masih menjadi tahanan KPK.
Kunjungan di hari besar keagamaan seperti ini selalu menjadi momen emosional bagi para penghuni rutan maupun keluarganya. Meskipun hanya sebentar, pertemuan itu menjadi pengobat penantian panjang selama bulan suci Ramadan.
Kondisi ini menunjukkan sisi kemanusiaan yang tak terpisahkan dari proses hukum yang sedang berjalan. Idulfitri seharusnya menjadi waktu untuk berkumpul, namun bagi mereka, perayaan harus dilakukan dengan batasan ketat.
Suasana haru terlihat jelas saat waktu kunjungan mulai berakhir dan para keluarga harus berpamitan. Momen perpisahan di depan pintu rutan tersebut kerap kali diwarnai isak tangis dan air mata perpisahan.
Pihak Rutan KPK, meskipun menerapkan prosedur ketat, tetap memberikan izin khusus bagi keluarga yang ingin bersilaturahmi di Hari Raya. Hal ini merupakan bagian dari upaya menjaga kondisi psikologis para tahanan.
"Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Cabang K4, Kuningan, Jakarta Selatan ramai dikunjungi keluarga tahanan pada Hari Raya Idulfitri, Sabtu (21/3/2026)," demikian situasi yang terekam pada hari pertama Lebaran tersebut.
Fasilitas kunjungan yang disediakan berusaha mengakomodasi jumlah pengunjung yang membludak di hari istimewa tersebut. Fokus utama adalah memastikan keamanan sekaligus memberikan kenyamanan maksimal dalam batasan yang ada.

