INFOTREN.ID - Wacana mengenai potensi keuntungan ekonomi yang bisa diraih Amerika Serikat (AS) dari perubahan rezim di Iran kembali mengemuka. Pernyataan ini datang langsung dari salah satu tokoh politik berpengaruh di Washington.
Senator Republik yang dikenal memiliki pandangan garis keras, Lindsey Graham, menjadi sumber informasi mengenai skenario keuntungan masif tersebut. Ia menyampaikan pandangannya tersebut kepada media massa Amerika Serikat.
Pengungkapan ini terjadi dalam sebuah wawancara eksklusif yang disiarkan oleh Fox News pada hari Minggu kemarin. Graham mengaitkan keberhasilan penggulingan pemerintah Iran dengan penguasaan sumber daya energi global oleh AS.
Suksesi di Teheran: Kedubes Iran Tegaskan Kepemimpinan Tertinggi Bukan Berpusat pada Satu Sosok
Menurut Graham, skenario tersebut akan memberikan kendali signifikan bagi Washington atas pasar energi dunia. Hal ini bukan sekadar keuntungan politik, melainkan juga keuntungan finansial yang sangat besar bagi negara adidaya tersebut.
"AS akan mengendalikan hampir sepertiga minyak dunia dan menghasilkan keuntungan rekor jika berhasil menggulingkan pemerintah Iran," ungkap Senator Lindsey Graham.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa implikasi dari pergantian kekuasaan di Teheran memiliki dimensi ekonomi energi yang sangat signifikan bagi kepentingan nasional AS. Ini menggarisbawahi pentingnya sumber daya alam dalam kalkulasi geopolitik.
Kutipan langsung tersebut diungkapkan Senator Republik garis keras Lindsey Graham kepada Fox News pada hari Minggu, sebagaimana dilansir dari liputan media tersebut.
Fokus pada potensi keuntungan rekor ini menunjukkan bahwa motivasi ekonomi menjadi salah satu faktor pertimbangan dalam narasi perubahan politik di kawasan Timur Tengah. Hal ini menjadi sorotan baru dalam analisis kebijakan luar negeri AS.

