INFOTREN.ID - Di tengah ruang kelas Sekolah Republik Indonesia di Santiago, terdengar alunan gamelan dan denting gitar Latin yang bersahutan.

Kegiatan peringatan Hari Nasional Chile menggugah rasa bahwa di balik tepuk tangan dan sorak sorai ada sebuah tantangan: bagaimana membumikan budaya Nusantara di tanah asing, sekaligus menghargai budaya tuan rumah?

Kita bertanya: apakah sekadar pertunjukan, atau jalinan yang menghujam lebih dalam?

Sebab seringkali, hubungan bilateral hanya dirayakan lewat diplomasi resmi dan kunjungan kenegaraan. Tapi di sekolah inilah bibit persahabatan bisa tumbuh di hati generasi muda.

Kisah Inspiratif, Persahabatan Budaya, Indonesia‑Chile, Sekolah Diplomasi, Seni dan Budaya (Foto: KBRI Santiago via kemlu.go.id)

Memperkenalkan Seni Indonesia di Chile

Dilansir dari KBRI Santiago via laman Kemlu (30/9/2025), dalam acara tersebut, siswa‑siswa menari Tari Pendet, memainkan angklung, dan menampilkan pupuh Bali.

Sementara pihak Chile memperkenalkan tarian cueca serta alat musik zampona. “Kami ingin mengenalkan seni dan budaya” demikian dikatakan perwakilan sekolah, agar dua bangsa tidak hanya mengenal lewat piringan formal, tetapi lewat irama dan gerak yang melekat di jiwa.

Adegan demi adegan bergulir: siswa Chile mencoba menabuh angklung, sementara siswa Indonesia menyusuri langkah cueca. Ruang kelas pun menjadi panggung di mana budaya bersapa dan berdialog.