INFOTREN.ID - Dua perusahaan yang baru saja resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Selasa, 7 Juli, yakni PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), langsung mengumumkan langkah ekspansi ambisius mereka. Langkah ini diambil setelah keduanya berhasil mencatatkan kinerja impresif pada hari debut perdagangan saham mereka.

Pergerakan harga saham kedua emiten tersebut menunjukkan sambutan positif dari pasar modal domestik. JELI, yang dikenal sebagai produsen makanan ringan seperti Inaco Jelly, berhasil mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 25% pada sesi pertama perdagangan.

Saham JELI ditutup pada level Rp1.125 per lembar, melampaui harga penawaran perdana yang ditetapkan sebesar Rp900 per unit. Kinerja ini menandakan kepercayaan investor terhadap prospek pertumbuhan industri makanan dan minuman yang digeluti perseroan.

Sementara itu, JECX, pemain di sektor layanan kesehatan khususnya rumah sakit dan klinik mata, juga menunjukkan performa yang tidak kalah memukau. Saham JECX melonjak hingga menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) pada sesi awal perdagangan.

Kenaikan saham JECX mencapai 24,8%, bergerak dari harga perdana Rp1.250 menjadi Rp1.560 di akhir sesi I. Lonjakan ini menegaskan optimisme pasar terhadap sektor kesehatan, khususnya layanan spesialis mata.

Terkait penggunaan dana hasil penawaran umum perdana, JELI berhasil mengumpulkan dana bersih sebesar Rp239,4 miliar dari penjualan 226 juta lembar saham. Dana segar ini akan segera diimplementasikan sesuai rencana strategis yang telah disusun.

Sebagian besar dari dana hasil IPO tersebut, tepatnya 56,7%, akan disalurkan kepada perusahaan anak mereka, PT Niramas Pandaan Sejahtera (NPS). Alokasi ini bertujuan utama untuk peningkatan kapasitas produksi.

Peningkatan kapasitas ini secara spesifik akan difokuskan pada lini produk gummy dan jelly yang menjadi andalan JELI di pasar. Hal ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat pasca-IPO.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, keberhasilan kedua perusahaan mencatatkan saham perdana dan langsung menunjukkan rencana ekspansi yang jelas menjadi sinyal positif bagi geliat pasar modal Tanah Air.