LABUAN BAJO, INFOTREN.ID - Pembatasan jumlah wisatawan di Taman Nasional Komodo seharusnya menjadi solusi untuk menjaga kelestarian.

Namun kejadian di Pulau Padar akhir pekan Ini justru menunjukkan hal lain: masalahnya bukan sekadar berapa banyak orang yang datang, tetapi bagaimana sistem itu dijalankan.

Apa yang Terjadi

Sejumlah wisatawan mancanegara ditolak melakukan trekking di Pulau Padar, Labuan Bajo, karena kuota harian 1.000 pengunjung telah terpenuhi.

Sebagian dari mereka sudah tiba di lokasi. Sebagian sudah membayar paket tur.

Namun akses tetap ditutup.

Insiden ini kemudian viral di media sosial, memicu protes dari wisatawan.

Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), Hendrikus Rani Siga, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya kemudian menambah kuota kunjungan pada hari yang sama.

“Tambah kuota 200 tiket,” kata Hendrikus.