BALI, INFOTREN.ID — Sebuah jet pribadi yang hendak terbang dari Bali menuju Mozambik sudah bergerak menuju landasan pacu ketika petugas imigrasi menemukan kejanggalan yang mengubah seluruh penerbangan itu.
Salah satu penumpang tidak memiliki catatan pernah masuk ke
Indonesia.
Beberapa jam kemudian, pesawat dipaksa kembali ke terminal,
seorang penumpang ditemukan bersembunyi di toilet pesawat, dan identitas
aslinya terungkap sebagai buronan Interpol asal Australia yang tengah dicari
aparat penegak hukum internasional.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 6 Juni 2026, sekitar pukul
22.00 WITA di General Aviation Terminal (GAT) Bandara Internasional I Gusti
Ngurah Rai, Bali.
Saat itu petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah
Rai tengah melakukan pemeriksaan rutin terhadap penumpang pesawat privat CAPA
Jet dengan nomor penerbangan N917CJ yang dijadwalkan terbang dari Denpasar
menuju Maputo, Mozambik.
Pesawat tersebut membawa tiga awak dan empat penumpang warga
negara asing, yakni ARR asal Portugal, GS asal Italia, serta dua warga negara
Brasil yang tercatat atas nama GAM dan FMJ.
Jet Pribadi, Paspor Palsu, dan Kloset Pesawat: Bagaimana Buronan Interpol Gagal Kabur dari Bali
Kejanggalan dalam Sistem
Menurut Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan,
pemeriksaan berjalan normal hingga petugas memeriksa dokumen milik salah satu
penumpang yang menggunakan paspor Brasil atas nama GAM.
Saat data dimasukkan ke sistem keimigrasian, petugas
menemukan sesuatu yang tidak semestinya terjadi.