INFOTREN.ID - Naniek Sudaryati Deyang, yang menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), secara resmi telah mengajukan pengunduran dirinya dari posisi tersebut. Keputusan penting ini diambil atas pertimbangan pribadi yang mendalam.

Keputusan untuk melepaskan jabatan strategis ini didasari oleh kebutuhan Naniek untuk memfokuskan seluruh energinya pada proses pengobatan penyakit jantung yang dideritanya. Kondisi kesehatannya kini menjadi prioritas utama baginya.

Hal ini ia sampaikan secara langsung kepada Presiden, sebuah momen penting yang menandai akhir masa baktinya di BGN. Langkah ini diambil untuk memastikan dirinya dapat memberikan perhatian penuh pada pemulihan.

"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya," demikian kutipan langsung dari Naniek S Deyang mengenai keputusannya. Pernyataan ini menunjukkan betapa seriusnya ia menanggapi kondisi kesehatannya.

Keputusan pengunduran diri ini merupakan puncak dari pertimbangan matang mengenai prioritas hidupnya saat ini. Fokus pada kesehatan menjadi alasan utama di balik langkah besar ini.

Proses pengobatan penyakit jantung yang akan dijalani Naniek membutuhkan perhatian dan waktu yang tidak sedikit. Oleh karena itu, ia merasa perlu untuk mundur dari tanggung jawabnya di BGN.

Meskipun harus meninggalkan jabatannya, dedikasi Naniek terhadap isu gizi di Indonesia tidak serta-merta berakhir. Pengunduran diri ini lebih kepada penataan ulang prioritas untuk pemulihan diri.

Langkah Naniek ini menjadi pengingat pentingnya kesehatan bagi setiap individu, termasuk mereka yang berada di posisi kepemimpinan. Kesehatan pribadi harus selalu ditempatkan pada prioritas tertinggi.

Keputusan ini mencerminkan keberanian Naniek dalam mengambil langkah yang terbaik bagi dirinya sendiri, demi memastikan ia dapat kembali pulih sepenuhnya. Ia berharap dapat segera kembali beraktivitas setelah proses pengobatan selesai.