INFOTREN.ID - Pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kota Tangerang ditingkatkan secara signifikan oleh pihak kepolisian setempat. Sebanyak 1.839 personel gabungan telah dikerahkan untuk mengawal jalannya malam suci tersebut.
Ribuan personel gabungan ini akan disebar pada 41 titik yang telah ditetapkan sebagai lokasi strategis di seluruh wilayah Kota Tangerang. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama perayaan malam takbiran.
Pengerahan besar-besaran ini merupakan bagian dari operasi pengamanan terpusat yang dilakukan serentak di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Apel kesiapan telah dilaksanakan sebagai penanda dimulainya pengamanan intensif.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, mengonfirmasi jumlah kekuatan yang dikerahkan dalam pengamanan tersebut. Ia menyampaikan hal ini langsung kepada awak media usai apel siaga.
"Sore hari ini kami melaksanakan apel siaga pengamanan Malam Takbir secara serentak di jajaran Polda Metro Jaya. Khusus di Polres Metro Tangerang Kota total ada 1.839 personel gabungan yang kita siapkan," kata Kombes Raden Muhammad Jauhari kepada wartawan, Jumat (20/3/2026).
Operasi pengamanan ini dilaksanakan dalam kerangka Operasi Ketupat Jaya 2026 yang memang dipersiapkan khusus untuk periode Idul Fitri. Fokus utama adalah memastikan masyarakat dapat merayakan takbiran dengan rasa aman dan nyaman.
Selain pengerahan personel, Polres Metro Tangerang Kota juga menyiapkan infrastruktur pendukung berupa posko pengamanan. Total terdapat tujuh pos yang akan aktif selama periode pengamanan berlangsung.
Pos-pos tersebut terdiri dari berbagai jenis pos layanan yang disebar untuk memaksimalkan respons cepat terhadap situasi darurat. Terdapat satu pos pengamanan utama, lima pos pelayanan, dan satu pos terpadu.
Pos-pos ini berfungsi sebagai titik kumpul dan koordinasi bagi seluruh personel yang bertugas di lapangan. Hal ini diharapkan dapat mempercepat penanganan jika terjadi insiden di salah satu dari 41 titik jaga tersebut.

