INFOTREN.ID - Di sebuah sekolah dasar Islam terpadu di Bandung, sebuah cerita sederhana berubah menjadi viral.
Seorang murid datang ke sekolah dengan mobil Mitsubishi Pajero, lengkap dengan sopir pribadi.
Namun, justru anak ini disebut mendapatkan MBG (Masih Belum Giat) dalam evaluasi sekolah.
Narasi ini kemudian menyebar di media sosial, memantik kritik, sindiran, sekaligus pertanyaan mendalam tentang makna prestasi, motivasi, dan keadilan dalam dunia pendidikan.
Fakta yang Terungkap
Kisah ini muncul dari keluhan salah satu wali murid. Dilansir dari Kompas (1//10/2025) yang dikases pada Jumat, 3 Oktober 2025, “Seorang siswa datang ke sekolah dengan mobil Pajero dan sopir pribadi, namun dalam laporan evaluasi ia mendapat MBG atau Masih Belum Giat.”
Hal itu sontak menimbulkan perbincangan publik: apakah MBG mencerminkan kegagalan anak dalam belajar, atau sekadar simbol pendekatan sekolah yang mencoba jujur dalam memberi penilaian?
Kemewahan dan Keadilan
Kemewahan di ruang publik sekolah sering kali menjadi sorotan. Saat sebagian anak datang dengan berjalan kaki, naik motor, atau diantar dengan transportasi sederhana, kehadiran mobil mewah di gerbang sekolah dapat melahirkan jurang simbolik di antara murid.

