INFOTREN.ID - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di bawah kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa menghadapi tekanan anggaran yang berat.
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus dialokasikan secara cermat untuk berbagai kebutuhan pembangunan.
Prioritas Ekonomi Nasional
Pemerintah memprioritaskan untuk menggenjot perekonomian nasional. Hal ini membutuhkan alokasi anggaran yang besar untuk investasi, infrastruktur, dan sektor-sektor produktif lainnya.
Penjelasan Menkeu
"Kalau dia (Pemda-red) minta semuanya di tanggung saya (Kemenkeu-red). Itu normal," kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Selasa (7/10/2025) dilansir dari CNBC.
Menkeu Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah harus menjaga defisit APBN di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Hal ini membatasi ruang gerak pemerintah dalam memberikan transfer ke daerah.
"Jadi kalau diminta sekarang ya pasti saya nggak bisa. Kecuali saya tembus rasio defisit ke PDB di atas 3 persen. Tapi nanti yang ribut, Jadi saya jaga itu. Saya jaga semuanya dulu. Saya optimalkan belanja, saya optimalkan pendapatan," terangnya.

