INFOTREN.ID - Seorang pendidik agama di Kendari, Sulawesi Tenggara, kini tengah menjalani proses hukum terkait dugaan tindakan pencabulan. Peristiwa ini melibatkan seorang murid laki-laki berusia 15 tahun yang menjadi korban.
Kejadian tak terpuji ini dilaporkan terjadi di dalam lingkungan masjid di Kecamatan Poasia. Insiden tersebut sontak menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat setempat.
Pihak kepolisian bergerak sigap menindaklanjuti laporan yang diterima terkait kasus ini. Tim petugas berhasil mengamankan terduga pelaku yang berprofesi sebagai guru ngaji dari korban.
"Seorang guru ngaji di Kendari, Sulawesi Tenggara, kini berhadapan dengan proses hukum atas dugaan pencabulan terhadap muridnya sendiri," demikian informasi awal yang diterima.
Korban dalam kasus ini adalah seorang remaja laki-laki yang baru menginjak usia 15 tahun. Usia yang masih sangat muda ini menambah keprihatinan atas insiden yang menimpanya.
Peristiwa dugaan pencabulan ini dilaporkan terjadi di sebuah kamar mandi yang berada di dalam area masjid. Lokasi kejadian yang sakral ini menambah rasa terkejut dan prihatin masyarakat.
Kecamatan Poasia, Kendari, menjadi lokasi spesifik terjadinya dugaan tindak pidana ini. Kejadian ini telah menggemparkan warga di wilayah tersebut.
"Korban merupakan seorang remaja laki-laki yang masih berusia 15 tahun," demikian pernyataan yang menggarisbawahi kondisi korban, seperti dikutip dari HOTNEWS.ID.
Pihak berwenang telah mengambil langkah cepat begitu laporan masuk. "Pihak kepolisian telah bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut," ujar perwakilan kepolisian, seperti dikutip dari HOTNEWS.ID.