Infotren.id - Pengacara nonaktif Firdaus Oiwobo mendatangi Bareskrim Polri pada Senin (6/10/2025). Kedatangannya bertujuan untuk meminta gelar perkara khusus terkait kasus kericuhan yang terjadi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut).

Kuasa hukum Firdaus, Deolipa Yumara, menjelaskan langkah ini diambil karena muncul pernyataan dari pengacara Hotman Paris yang mengaku telah mengetahui adanya rencana penetapan tersangka dalam kasus tersebut.

“Kenapa kita kemari? Karena beberapa waktu kemarin, Bang Hotman menyampaikan di media sosial bahwa ada dua tersangka, salah satunya diduga Bang Razman, dan yang kedua Bang Firdaus karena yang naik meja,” ujar Deolipa kepada wartawan.

Deolipa menilai gelar perkara khusus penting dilakukan agar pihaknya mengetahui siapa terlapor sebenarnya dalam laporan PN Jakut serta memastikan apakah unsur pidana dalam pasal-pasal yang dilaporkan sudah terpenuhi.

Dalam kesempatan yang sama, Firdaus Oiwobo juga meminta Hotman Paris agar tidak mendahului pihak kepolisian. Menurutnya, Hotman tidak memiliki kewenangan untuk menyebut seseorang sebagai tersangka.

iklan sidebar-1

“Hotman Paris ini orangnya jemawa, sombong, dan sampai sekarang belum mampu menjatuhkan saya dan Razman Arif Nasution. Saya bilang ke Hotman, jangan jemawa, hari apes itu enggak ada di kalender,” ujar Firdaus.

Sebelumnya, PN Jakarta Utara telah melaporkan pengacara Razman Arif Nasution dan rekan-rekannya ke Bareskrim Polri buntut dari kericuhan dalam sidang, Selasa (11/2/2025). Laporan itu diterima dengan nomor STTL/70/II/2025/Bareskrim, tertanggal 11 Februari 2025.

Humas PN Jakut, Maryono, mengatakan tindakan Razman dianggap telah menghina marwah dan kehormatan lembaga peradilan. Ia dilaporkan dengan tiga pasal, yakni Pasal 335 KUHP tentang pemaksaan dengan kekerasan, Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa atau badan umum, dan Pasal 217 KUHP tentang kegaduhan di pengadilan.

Dalam kasus ini, Bareskrim Polri juga telah memeriksa Hotman Paris, yang saat itu berada di ruang sidang ketika kericuhan terjadi. Hotman merupakan sosok yang didatangi Razman hingga peristiwa tersebut berujung pada kekacauan di ruang pengadilan.