INFOTREN.ID - Ferran Torres, penyerang berusia 26 tahun, baru saja mengukir namanya dalam sejarah sepak bola dengan menjadi pahlawan Tim Nasional Spanyol di final Piala Dunia 2026. Gol tunggalnya di babak perpanjangan waktu berhasil mengantarkan "La Furia Roja" meraih trofi juara dunia untuk kedua kalinya.

Kemenangan ini terasa sangat manis bagi Spanyol, yang sebelumnya meraih gelar juara dunia pada tahun 2010. Gelar Piala Dunia 2026 ini juga semakin melengkapi kesuksesan mereka setelah sebelumnya berhasil memenangkan Euro 2024, mengawinkan dua trofi bergengsi di kancah internasional.

Namun, di balik gemerlap pencapaiannya bersama tim nasional dan klub Barcelona, tersimpan sebuah cerita perjuangan yang tak banyak diketahui publik. Ferran Torres rupanya pernah mengalami masa-masa kelam dalam kariernya.

Pemain yang kini berusia 26 tahun ini telah membuktikan ketangguhannya di panggung terbesar sepak bola, mencetak gol krusial yang mengakhiri penantian panjang Spanyol untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia. Momen bersejarah ini terjadi di final Piala Dunia 2026 yang berlangsung menegangkan.

Gol penentu kemenangan Spanyol dicetak oleh Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu. Keberhasilan ini tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai pahlawan nasional, tetapi juga menandai era baru kejayaan bagi tim "La Furia Roja".

Kemenangan di Piala Dunia 2026 ini menjadi pencapaian luar biasa bagi Spanyol, yang sebelumnya pernah merasakan manisnya gelar juara dunia pada tahun 2010. Prestasi ini juga melengkapi rentetan kesuksesan mereka setelah menjuarai Euro 2024.

"Dia pernah melewati periode yang sangat sulit, sebuah masa kelam dalam kariernya," ungkap seorang sumber yang dekat dengan timnas Spanyol.

Perjalanan Torres menuju puncak tidaklah mudah. Ia pernah berjuang melawan tekanan mental yang berat, sebuah sisi lain dari kehidupan seorang atlet profesional yang jarang terekspos.

"Banyak orang tidak menyadari seberapa besar perjuangan mental yang harus dia hadapi," tambah sumber tersebut.