INFOTREN.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengguncang hubungan dagang dengan Kanada.
Ia mengumumkan kenaikan tarif sebesar 10 persen terhadap Kanada pada Sabtu (25/10) waktu setempat, sebagai reaksi keras atas tayangnya sebuah iklan asal provinsi Ontario di sela pertandingan World Series.
“Iklan mereka harus segera dihapus, tapi mereka biarkan tayang tadi malam selama World Series, dengan mengetahui bahwa itu adalah penipuan,” tulis Trump di akun Truth Social miliknya.
“Karena keseriusan penyalahgambaran fakta mereka, dan aksi yang bersifat bermusuhan, saya menaikkan tarif terhadap Kanada sebesar 10 persen di atas apa yang mereka bayar sekarang,” lanjutnya, dikutip dari Reuters dan New York Times (25/10).
Langkah Trump ini menambah panjang daftar ketegangan perdagangan antara dua negara bertetangga yang sebelumnya sempat mencair setelah perjanjian dagang United States–Mexico–Canada Agreement (USMCA) berlaku.
Iklan yang Picu Perang Dingin Dagang
Sumber ketegangan berawal dari iklan pemerintah Ontario yang menampilkan cuplikan video mantan Presiden AS Ronald Reagan.
Dalam video berdurasi singkat itu, suara Reagan dikutip sedang mengatakan bahwa tarif menyebabkan perang dagang dan kehancuran ekonomi.
Namun, versi asli pidato Reagan justru menekankan bahwa tarif hanya boleh menjadi “pengecualian yang disayangkan” dalam perdagangan bebas.

