INFOTREN.ID - Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) telah mengungkap perkembangan signifikan dalam kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penyelidikan terbaru ini menyoroti adanya pola transfer dana yang mencurigakan.
Fokus utama penelusuran adalah dugaan pemberian uang secara periodik dari seorang tersangka baru yang baru saja ditetapkan dalam kasus tersebut. Tersangka baru ini diketahui memegang posisi kunci dalam struktur yayasan yang terkait dengan program nasional tersebut.
Tersangka baru yang diidentifikasi sebagai pihak pemberi dana tersebut adalah Glory Harimas Sihombing. Beliau menjabat sebagai Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review yang terlibat dalam rangkaian kasus ini.
Aliran dana yang menjadi sorotan ini diduga kuat memiliki korelasi langsung dengan mekanisme transaksi jual beli titik Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG). SPPG merupakan elemen krusial dalam pelaksanaan operasional program MBG di lapangan.
Pengungkapan mengenai dugaan aliran dana periodik ini disampaikan langsung oleh Dirdik Jampidsus Kejagung dalam sebuah sesi konferensi pers. Perkembangan ini menandakan perluasan cakupan penyidikan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum.
"Adanya dugaan pemberian uang secara periodik dari tersangka baru dalam kasus tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG)," ujar Syarief Sulaeman Nahdi, Dirdik Jampidsus Kejagung.
Pemberian finansial yang terjadi secara berkala ini menjadi fokus utama pengembangan kasus korupsi yang sedang ditangani oleh tim penyidik Jampidsus. Hal ini mengindikasikan adanya potensi suap atau gratifikasi dalam pengelolaan program MBG.
Konferensi pers mengenai perkembangan penyidikan terbaru ini dilaksanakan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. Lokasi ini menjadi pusat informasi resmi mengenai penanganan kasus-kasus tindak pidana khusus.
Informasi mengenai penetapan tersangka baru dan dugaan aliran dananya disampaikan oleh Syarief Sulaeman Nahdi pada hari Kamis, 18 Juni 2026. Tanggal ini menjadi penanda resmi pengungkapan fakta baru tersebut kepada publik.