INFOTREN.ID - Tiga pengendara sepeda motor terpaksa harus mendapatkan perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Delanggu menyusul insiden tabrakan yang terjadi pada Rabu malam, 20 Mei 2026. Peristiwa nahas tersebut berlangsung setelah salat Maghrib di wilayah Delanggu, Kabupaten Klaten.

Lokasi spesifik kejadian adalah di Jalan Jogja-Solo, tepatnya di area simpang empat Kepoh, Desa Bowan, Kecamatan Delanggu. Duel maut antara dua sepeda motor ini melibatkan kendaraan berjenis Vario dan CB Verza.

Kronologi bermula ketika sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AD 2310 QF yang dikendarai oleh sepasang suami istri hendak berbelok dari arah selatan menuju ke timur. Manuver ini dilakukan bersamaan dengan melintasnya sepeda motor CB Verza dari arah utara.

Benturan keras tak terhindarkan, memicu tabrakan hebat di persimpangan tersebut. Kekuatan benturan menyebabkan kedua kendaraan beserta pengendara sempat terlempar ke udara sesaat sebelum akhirnya jatuh ke sisi selatan marka jalan.

Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Saiful, menceritakan momen menegangkan saat ia menyaksikan langsung peristiwa tabrakan tersebut. Ia mengaku berada di lokasi sekitar pukul 18.30 WIB saat lampu lalu lintas menyala merah.

"Kejadiannya sehabis Maghrib sekitar pukul 18.30 WIB. Saya dari arah timur pas lampu menyala merah," kata Saiful kepada wartawan pada Rabu malam (20/5/2026).

Saiful menambahkan bahwa motor Vario yang terlibat dalam kecelakaan tersebut sedang dalam posisi mencoba menyeberang jalan ke arah timur sebelum diseruduk oleh motor yang datang dari arah berlawanan. "Vario dari sana (selatan) mau nyebrang ke timur. Tiba-tiba dari Utara ada ini (Verza) dan terjadi benturan," jelas Saiful.

Akibat benturan keras tersebut, kondisi motor Vario mengalami kerusakan signifikan di bagian samping, sementara motor Verza ringsek parah di bagian depan dan samping badannya. Evakuasi korban dilakukan menggunakan ambulans NU dan mobil dari Satuan Lalu Lintas Polres Klaten.

Korban yang berhasil dievakuasi berjumlah tiga orang, terdiri dari dua pria dan satu wanita. Korban dari motor Vario diketahui sedang berboncengan saat insiden terjadi. "Korban tiga, perempuan satu dan laki-lakinya dua. Yang Vario berboncengan," imbuhnya.