INFOTREN.ID - Mutasi besar-besaran di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada Januari 2026 telah menghasilkan daftar Pejabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) yang baru di seluruh Indonesia. Perubahan ini menyentuh lini kepemimpinan di berbagai Polda, menunjukkan adanya pergeseran personel di posisi kunci.
Secara mengejutkan, rotasi kali ini memperlihatkan konsentrasi signifikan dari satu angkatan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol). Tercatat ada sebelas Kapolda yang baru dilantik merupakan lulusan dari angkatan yang sama.
Angkatan yang dimaksud adalah Akpol tahun 1991, yang kini mulai menempati posisi-posisi strategis di tingkat regional. Keberadaan mereka di posisi Kapolda menandakan semakin menguatnya pengaruh angkatan tersebut dalam struktur komando Polri saat ini.
Menariknya, sebelas Kapolda baru jebolan Akpol 1991 ini ternyata memiliki korelasi langsung dengan pejabat tinggi Polri lainnya. Mereka adalah rekan satu angkatan dengan Komjen Pol Achmad Kartiko, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.
Fenomena ini muncul setelah dilakukannya serah terima jabatan yang melibatkan total 36 posisi Kapolda di seluruh wilayah Indonesia. Jumlah ini mencakup seluruh wilayah yurisdiksi kepolisian daerah di Nusantara.
"Terdapat 11 Kapolda jebolan Akpol 1991 rekan satu angkatan Kalemdiklat Polri Komjen Achmad Kartiko," demikian informasi yang terungkap mengenai komposisi Kapolda baru pasca mutasi Januari 2026. Informasi ini menggarisbawahi kesinambungan kaderisasi di internal institusi.
Lebih lanjut, informasi yang beredar menyebutkan bahwa total Kapolda yang berganti posisi setelah adanya mutasi Polri pada bulan Januari 2026 adalah sebanyak 36 orang. Angka ini menunjukkan skala besar dari perombakan struktur kepemimpinan daerah tersebut.
Pergantian jabatan dalam institusi sebesar Polri adalah hal yang lumrah sebagai penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel, seperti yang sering terjadi di tubuh kepolisian. Namun, dominasi satu angkatan dalam jabatan Kapolda selalu menjadi sorotan publik dan pengamat kepolisian.
Fokus kini tertuju pada bagaimana kepemimpinan kolektif dari angkatan Akpol 1991 ini akan membawa arah kebijakan baru di Polda-Polda yang mereka pimpin ke depan. Mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

