JAKARTA, Infotren.id - Pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina kembali menjadi pusat perhatian netizen setelah mengunggah momen perayaan ulang tahun mewah di dalam jet pribadi. Namun, kemewahan yang biasanya menuai pujian ini kini justru memicu gelombang kritik pedas karena status baru Raffi sebagai bagian dari jajaran pemerintahan.

Status Raffi sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni dianggap membawa standar etika yang jauh berbeda dari sekadar artis biasa. Pengamat Kebijakan Publik, Abdul Hamim Jauzie, menilai tindakan memamerkan kemewahan di ruang digital sangat tidak elok dilakukan oleh seorang pejabat negara.

Hamim menegaskan bahwa seorang abdi negara harus memiliki kepekaan terhadap kondisi ekonomi masyarakat luas yang saat ini sedang menghadapi banyak tantangan. "Raffi Ahmad sekarang bukan sekadar figur publik atau artis, memamerkan kemewahan di jet pribadi menunjukkan kurangnya sense of crisis," tegas Hamim, Kamis (19/2/2026).

Lebih lanjut, ia menyoroti peran strategis Raffi sebagai pembina generasi muda yang seharusnya memberikan teladan tentang semangat kesederhanaan kepada publik. Hamin mengatakan, pejabat publik adalah simbol negara yang setiap tindakannya akan dinilai sebagai bentuk empati sosial terhadap rakyat yang diwakilinya.

Pihak istana disarankan untuk mengambil langkah tegas guna menjaga marwah institusi kepresidenan dari citra negatif gaya hidup hedonis para jajarannya. Hamim berpendapat bahwa teguran langsung dari Presiden sangat diperlukan untuk menunjukkan komitmen pemerintah dalam menerapkan standar etika yang ketat.

Teguran ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pejabat tanpa terkecuali agar tidak memisahkan gaya hidup pribadi dengan amanah yang sedang diemban. "Presiden harus menegur Raffi sebagai pengingat bahwa gaya hidup pejabat tidak bisa dipisahkan sepenuhnya dari citra pemerintah," kata Hamim menambahkan.

Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi Raffi Ahmad untuk lebih mawas diri dalam berkomunikasi dan mengunggah konten di berbagai platform media sosial miliknya. Jabatan kenegaraan yang ia sandang bukanlah posisi yang bisa dilepas-pasang begitu saja saat ia berada di luar jam kantor atau saat bersama keluarga.

Raffi diingatkan bahwa apa pun yang ia bagikan di ruang digital kini merupakan representasi dari seorang pejabat yang mengemban amanah besar dari masyarakat. Kedisiplinan dalam menjaga perilaku di depan umum sangat krusial agar kepercayaan publik terhadap institusi negara tetap terjaga dengan baik dan harmonis.