INFOTREN.ID - Sebuah insiden tak terduga terjadi di Kota Jambi pada Minggu siang (24/5), ketika seekor sapi kurban berbobot besar mengamuk dan melukai seorang warga setempat. Peristiwa ini bermula saat hewan ternak tersebut hendak diturunkan dari mobil bak terbuka pengangkutnya di area tersebut.

Korban dari insiden ini adalah Efendi (48), warga RT 24 Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi. Efendi dilaporkan mengalami luka cukup serius pada bagian pipi kanan akibat serangan tanduk sapi yang lepas kendali tersebut.

Setelah menyebabkan luka pada Efendi, sapi kurban berwarna hitam dengan tanduk panjang itu segera melarikan diri dari lokasi kejadian. Pelarian hewan ternak tersebut cukup jauh, diperkirakan mencapai lebih dari lima kilometer dari titik awal amukan.

Pelarian sapi tersebut membawanya melintasi kawasan permukiman padat penduduk, sebelum akhirnya hewan tersebut ditemukan memasuki area perkebunan milik warga di wilayah Kecamatan Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi.

Panitia kurban setempat kewalahan dalam upaya penangkapan kembali sapi yang kabur tersebut, sehingga mereka memutuskan untuk meminta bantuan dari pihak berwenang. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi segera dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.

Sebanyak delapan personel dari Pleton 3 Damkartan Kota Jambi dikerahkan untuk menyisir area pelarian sapi kurban tersebut. Petugas bekerja sama dengan warga setempat untuk memastikan hewan tersebut dapat diamankan kembali secepat mungkin.

Keberhasilan penangkapan kembali sapi kurban yang sempat mengamuk dan menghilang itu dikonfirmasi oleh Komandan Pleton 3 Damkartan Kota Jambi, Masianto. Proses penangkapan ini disebut cukup menantang karena terkendala kondisi medan di lokasi pelarian.

"Alhamdulillah, meskipun mengarungi medan yang cukup sulit, sapi kurban yang kabur berhasil kita tangkap kembali. Saat ini sapi sudah dibawa kembali ke Kelurahan Talang Bakung, Kota Jambi," ungkap Masianto.

Dilansir dari Media Indonesia, insiden ini menjadi pengingat penting bagi semua panitia kurban untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Pengamanan yang memadai sangat diperlukan saat proses penurunan atau pemindahan hewan besar.