INFOTREN.ID - Film aksi thriller yang sangat dinantikan, 'The Equalizer 2', dijadwalkan untuk kembali hadir menghibur para pemirsa setia televisi Indonesia. Penayangan film ini akan disiarkan melalui saluran Bioskop Trans TV pada hari ini, Selasa, 16 Juni 2026.
Penayangan perdana film yang telah dirilis sejak tahun 2018 ini di layar kaca Indonesia akan dimulai pada waktu yang strategis. Jadwal tayang tersebut ditetapkan tepat pada pukul 20.00 WIB, memberikan kesempatan bagi banyak penonton untuk menyaksikan aksi balas dendam Denzel Washington.
Film 'The Equalizer 2' kembali dipercayakan kepada sutradara kawakan, Antoine Fuqua. Sosok Fuqua dikenal luas dalam industri perfilman berkat kemampuannya mengarahkan berbagai produksi film aksi berkualitas tinggi lainnya.
Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, Antoine Fuqua merupakan sutradara yang memiliki rekam jejak yang mengesankan dalam genre aksi. Kehadirannya kembali di kursi penyutradaraan memastikan kualitas sinematik yang tinggi pada sekuel ini.
Selain 'The Equalizer 2', sutradara berbakat ini juga telah sukses menggarap beberapa film aksi ternama lainnya yang patut diperhitungkan. Hal ini menunjukkan konsistensi Fuqua dalam menyajikan tontonan yang menegangkan dan menghibur.
Salah satu karya suksesnya yang patut dicatat adalah film 'The Magnificent Seven', yang dirilis pada tahun 2016. Film tersebut menampilkan kolaborasi kuat antara kru dan aktor di bawah arahan Fuqua.
Sebelumnya lagi, pada tahun 2015, ia juga menyutradarai film 'Southpaw', yang dikenal karena kedalaman dramatisnya di samping elemen aksinya. Ini menunjukkan jangkauan artistik sutradara tersebut.
Lebih jauh ke belakang, nama Antoine Fuqua juga tercatat sebagai pengarah di balik film 'Olympus Has Fallen'. Film yang tayang pada tahun 2013 ini semakin memperkuat reputasinya sebagai maestro dalam genre film aksi laga.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, film yang dibintangi Denzel Washington ini akan menjadi suguhan utama malam ini, membawa kembali karakter ikonik yang memperjuangkan keadilan dengan caranya sendiri. Penonton diajak untuk menyaksikan kembali bagaimana aksi balas dendam tersebut dieksekusi di layar kaca.