PT Bank CIMB Niaga Tbk menunjukkan ketangguhan finansial yang signifikan di tengah dinamika pasar sepanjang tahun buku 2025. Emiten perbankan swasta berskala besar ini berhasil mencatatkan rapor hijau pada laporan keuangan tahunan terbarunya. Pencapaian tersebut menegaskan posisi perusahaan sebagai salah satu pemain utama yang stabil di industri perbankan nasional.
Berdasarkan data resmi perusahaan, CIMB Niaga membukukan laba bersih sebesar Rp 6,93 triliun pada penutupan tahun 2025. Angka tersebut mencerminkan kenaikan tipis sebesar 0,53 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Year-on-Year). Pertumbuhan yang stabil ini menjadi sinyal positif bagi para pemegang saham serta investor di pasar modal Indonesia.
Kinerja keuangan yang positif ini tidak lepas dari berbagai langkah strategis yang diterapkan oleh manajemen sepanjang tahun berjalan. Sektor pertumbuhan kredit tercatat menjadi penopang utama yang menggerakkan roda bisnis perusahaan secara keseluruhan hingga akhir periode. Optimalisasi penyaluran pembiayaan dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian yang sangat ketat di setiap lini.
Manajemen mengungkapkan bahwa keberhasilan menjaga profitabilitas ini merupakan hasil nyata dari efisiensi operasional yang dilakukan secara berkelanjutan. Fokus pada penguatan digitalisasi layanan perbankan juga turut memberikan kontribusi besar terhadap efektivitas biaya operasional perusahaan. Hal ini memungkinkan bank tetap kompetitif meskipun harus menghadapi tantangan ekonomi makro yang cukup dinamis.
Pertumbuhan laba yang konsisten ini diharapkan mampu memperkuat struktur permodalan bank untuk kebutuhan ekspansi bisnis di masa depan. Kenaikan nilai laba bersih tersebut juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap rasio pengembalian modal bagi para pemangku kepentingan. Selain itu, tingkat likuiditas perusahaan tetap terjaga pada level yang sangat aman untuk mendukung operasional harian.
Di sisi lain, penyaluran kredit yang menjadi motor utama pertumbuhan terus diarahkan pada sektor-sektor produktif dengan profil risiko rendah. Perusahaan secara rutin memantau kualitas aset guna memastikan rasio kredit bermasalah tetap berada di bawah ambang batas yang ditentukan regulator. Langkah mitigasi risiko tetap menjadi prioritas utama manajemen untuk menjaga stabilitas keuangan jangka panjang.
Dengan pencapaian gemilang sepanjang 2025, CIMB Niaga merasa optimis dapat melanjutkan tren positif pada tahun-tahun mendatang. Transformasi digital yang masif dan penguatan portofolio kredit akan tetap menjadi pilar utama dalam strategi bisnis perseroan ke depan. Keberhasilan tahun ini menjadi modal berharga bagi bank untuk menghadapi kompetisi yang semakin ketat di industri keuangan.
Sumber: Keuangan.kontan

