TANGSEL, Infotren.id - Dugaan tindak penganiayaan yang menyeret oknum pejabat di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah disorot publik. Kasus ini dinilai menjadi ujian bagi penegakan hukum yang adil dan transparan, tanpa pandang jabatan.
Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian oleh korban, Iman Sopian, yang mengaku menjadi korban kekerasan fisik. Laporan itu kini tengah ditangani oleh Polsek Serpong.
Insiden diduga bermula dari persoalan utang piutang antara korban dengan terlapor berinisial AS, yang diketahui menjabat sebagai kepala seksi di Dispora Tangsel. Ketegangan yang terjadi disebut berujung pada tindakan kekerasan.
Iman Sopian menuturkan, dirinya mengalami perlakuan kasar yang menyebabkan luka fisik. Ia pun memilih membawa persoalan ini ke ranah hukum sebagai bentuk mencari keadilan.
“Saya hanya ingin keadilan ditegakkan. Siapa pun harus bertanggung jawab di mata hukum,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Laporan tersebut telah teregistrasi dengan nomor LP/B/11/II/2026/SPKT/Polsek Serpong/Polres Tangerang Selatan/Polda Metro Jaya.
Kapolsek Serpong, Kompol Suhardono, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan pihaknya akan melakukan pendalaman guna memastikan kronologi dan fakta di lapangan.
“Kami akan lakukan pengecekan dan proses sesuai prosedur,” singkatnya.
Di sisi lain, hingga berita ini diturunkan, pihak Dispora Tangsel belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan keterlibatan salah satu pejabatnya.