INFOTREN.ID -Di kegelapan yang belum dijamah ilmu, lahirlah seorang srikandi dari Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Afriyanti Sumboja adalah namanya, cahaya kecil yang perlahan menyala dari pegunungan yang sunyi, menatap cakrawala penuh kemungkinan.
Langkah pertamanya membawa ia menuju SMA Taruna Nusantara, sekolah kepemimpinan dan karakter, di mana benih ilmu, nilai, dan tekad tumbuh subur.
Tamat pada tahun 2005 (TN 13), Afriyanti melangkah keluar bukan hanya sebagai lulusan, tetapi sebagai pribadi yang membawa bara keingintahuan dan mimpi besar yang berpendar dalam sunyi asrama dan malam-malam penuh doa.
Mimpi yang Tembus Batas Negeri
Selepas SMA, arus langkahnya menembus batas negeri. Ia melanjutkan pendidikan ke Nanyang Technological University (NTU), Singapura, dan tanpa melewati jenjang S2, ia langsung diterima program doktoral (Ph.D) di bidang Ilmu dan Teknik Material.
Gelar B.Eng dan Ph.D tak hanya ia raih dalam waktu yang tergolong cepat, namun juga dengan kualitas riset yang tinggi.
Setiap pencapaian akademik adalah batu loncatan, bukan untuk kebanggaan pribadi semata, tapi untuk cita besar: menghubungkan ilmu dan kehidupan, antara teori dan aplikasi, antara tanah kelahiran dan dunia internasional.
Kisah Inspiratif ini mulai bersinar bukan hanya dari ijazah, melainkan dari dedikasi panjang di lorong-lorong riset, dari keberanian menyelami yang tak kasatmata demi masa depan umat manusia.
Jejak-Jejak yang Menyala

