INFOTREN.ID - Deputi Bidang Registrasi dan Sertifikasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Mamat Salamet Burhanudin, menjadi salah satu pembicara pada seminar internasional dalam rangkaian Food Ingredients Asia (Fi Asia) and Vitafoods Asia 2025 yang diadakan di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok, Thailand, pada 16–18 September 2025. 

Menurut Deputi Bidang Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH, Mamat Salamet Burhanudin, penting di acara Fi Asia untuk menegaskan isu halal sebagai bagian dari agenda utama dalam bisnis dan perdagangan internasional terutama di sektor makanan dan minuman.

“Halal sebagai standar berkaitan erat dengan isu kesehatan, higienitas, keamanan pangan, nutrisi, gizi, ketahanan pangan, bahkan terkait rekayasa genetika bahan makanan,” terang Mamat saat menjadi narasumber seminar internasional dalam rangkaian Fi Asia., dikutip dari siaran pers BPJPH, Jumat, 26 September 2025.

Urgensi ini membuktikan bahwa halal semakin diakui sebagai faktor penting dalam sektor industri dan perdagangan global,” ujar Mamat saat menjadi narasumber seminar internasional dalam rangkaian Fi Asia,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, BPJPH memaparkan regulasi dan pengalaman Indonesia dalam pelaksanaan sertifikasi halal. Indonesia, melalui BPJPH, terus mengembangkan layanan sertifikasi halal yang efektif, transparan, akuntabel, mudah, cepat, dan terjangkau guna mendukung penguatan ekosistem halal baik nasional maupun global.

iklan sidebar-1

Mamat juga menegaskan, Indonesia saat ini juga tengah berjuang membangun ekosistem halal nasional dan internasional untuk menjadikan Indonesia sebagai rujukan halal dunia.

“Indonesia menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga halal luar negeri (LHLN) untuk memperluas jaringan layanan halal. Standar halal ASEAN harus menjadi titik awal menuju ekosistem halal global yang kuat dan berwibawa,” ungkapnya.

Kegiatan berskala internasional ini diikuti oleh 36.000 pengunjung dari 70 negara serta menghadirkan 1.500 peserta dari berbagai brand terkemuka. Selain pameran industri makanan dan minuman, Fi Asia juga menampilkan rangkaian seminar, konferensi, lokakarya, dan sesi teknis seputar beragam topik penting seperti tren inovasi, peluang investasi startup, tantangan regulasi, keberlanjutan, sampai wawasan pasar global.

Lebih lanjut, BPJPH juga menyambut baik rencana penyelenggaraan Fi Asia 2026 di Jakarta. BPJPH menyatakan selalu mendukung program-program penguatan ekosistem industri halal, termasuk melalui diseminasi informasi terkait perkembangan regulasi dan kebijakan jaminan produk halal di Indonesia.