BALI, INFOTREN.ID — Ia adalah otak penyelundupan narkoba skala besar ke Australia. Pemimpin geng motor yang ditakuti. Buronan Interpol yang telah bertahun-tahun menghindari kejaran aparat.
Sabtu malam lalu, ia hanya berjarak beberapa menit dari
kebebasan.
Seorang pria Australia berinisial AP (55) ditangkap petugas
Imigrasi Ngurah Rai di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, setelah kedapatan
mencoba kabur menggunakan jet pribadi dengan paspor palsu.
Bukan pesawat komersial biasa yang ia tumpangi. AP memilih
CAPA JET nomor penerbangan N917CJ, rute Denpasar menuju Maputo, Mozambik —
sebuah negara yang dikenal tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan
Australia.
Namun rencana mulus itu gagal total ketika seorang petugas
imigrasi memeriksa dokumennya dan mendapati kejanggalan.
Paspor Brasil, Wajah Australia
Jet Pribadi, Paspor Palsu, dan Kloset Pesawat: Bagaimana Buronan Interpol Gagal Kabur dari Bali
AP saat itu menggunakan identitas GAM, warga negara Brasil.
Paspor yang ia tunjukkan tampak meyakinkan. Tapi sistem imigrasi Indonesia
tidak mencatat kedatangannya. Tidak ada izin tinggal. Tidak ada jejak.
Petugas pun menunda keberangkatan.
Tapi sebelum pemeriksaan lebih lanjut dilakukan, AP dan tiga
penumpang asing lainnya nekat masuk kembali ke pesawat. Jet mulai bergerak
menuju landasan pacu. Nyaris lepas landas.