INFOTREN.ID - Batam diproyeksikan menjadi motor penggerak utama dalam menarik investasi berskala besar ke Indonesia, khususnya di sektor digital. Potensi strategis ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Hal ini disampaikan dalam sebuah forum penting yang dihadiri oleh perwakilan penting dari Singapura. Acara tersebut adalah Nongsa Changi Landing Ceremony, yang menjadi sorotan utama dalam diskusi ekonomi digital.
Dalam forum tersebut, Gan Kim Yong, yang menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, turut hadir. Kehadirannya menunjukkan kolaborasi erat antara kedua negara dalam pengembangan ekonomi.
Menteri Airlangga Hartarto memaparkan geliat investasi yang sedang berkembang pesat di tanah air. Beliau secara spesifik menyoroti peran krusial Batam sebagai gerbang masuk utama bagi investasi di ranah digital.
"Batam kini menjadi lokomotif utama dalam menarik berbagai investasi berskala besar ke Indonesia," ujar Airlangga Hartarto. Pernyataan ini menegaskan posisi strategis Batam dalam peta investasi nasional.
Acara Nongsa Changi Landing Ceremony menjadi momen penting yang menandai kolaborasi ekonomi digital antara Indonesia dan Singapura. Acara ini dihadiri oleh tokoh penting dari Singapura, yaitu Gan Kim Yong.
Gan Kim Yong, yang menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, turut memberikan pandangannya mengenai potensi kerja sama. Kehadirannya menggarisbawahi pentingnya forum tersebut.
Dalam kesempatan ini, Airlangga Hartarto mempresentasikan geliat investasi yang sedang berkembang pesat di tanah air. Beliau menyoroti peran strategis Batam sebagai gerbang masuk investasi digital.
Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, Airlangga Hartarto memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai angka 8%. Proyeksi ini didorong oleh peningkatan investasi digital yang dipusatkan di Batam.