Suasana bulan suci Ramadan 2026 di Kota Batam kini semakin semarak dengan kehadiran berbagai pusat jajanan buka puasa. Masyarakat setempat mulai memadati sudut-sudut kota untuk mencari kudapan favorit menjelang azan Magrib tiba. Tradisi berburu takjil ini telah menjadi pemandangan ikonik yang mewarnai sore hari di wilayah kepulauan tersebut.
Fenomena tahunan ini tidak sekadar menjadi momen berbelanja makanan, tetapi juga berfungsi sebagai medium mempererat silaturahmi antarwarga. Berbagai jenis minuman segar dan makanan tradisional Melayu ditawarkan oleh para pedagang musiman di sepanjang jalan protokol. Keramaian ini menciptakan atmosfer hangat yang menyatukan masyarakat dari berbagai lapisan sosial.
Pemerintah Kota Batam mencatat adanya peningkatan signifikan pada jumlah titik penjualan kuliner musiman di tahun ini. Jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, sebaran pasar takjil kali ini terlihat jauh lebih merata dan masif di berbagai penjuru. Hal ini menunjukkan antusiasme pelaku usaha kecil dalam memanfaatkan momentum bulan suci untuk mengais rezeki.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Ardywinata, menyatakan bahwa saat ini terdapat hampir 100 lokasi pasar takjil yang aktif beroperasi. Beliau menekankan bahwa sebaran titik kuliner tersebut mencakup seluruh wilayah kecamatan yang ada di Kota Batam tanpa terkecuali. Data ini mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam menghidupkan tradisi kuliner lokal.
Kehadiran pusat-pusat jajanan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi gairah ekonomi kerakyatan. Sektor UMKM di tanah Melayu ini mendapatkan panggung besar untuk memasarkan produk-produk kuliner unggulan mereka secara langsung. Perputaran uang yang terjadi selama Ramadan diprediksi akan memperkuat ketahanan ekonomi warga lokal.
Petugas terkait terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan ketertiban dan kenyamanan para pengunjung pasar takjil. Koordinasi antarinstansi dilakukan guna mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan parah di sekitar lokasi penjualan. Keamanan pangan juga menjadi prioritas utama demi menjamin kualitas konsumsi masyarakat selama menjalankan ibadah puasa.
Dengan pengelolaan yang baik, pasar takjil di Batam berpotensi menjadi daya tarik wisata religi dan kuliner yang menjanjikan. Kemeriahan Ramadan 2026 ini diharapkan membawa berkah berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat di Kota Batam. Tradisi ini pun tetap lestari sebagai identitas budaya yang memperkaya khazanah nusantara setiap tahunnya.
Sumber: Portal7

