INFOTREN.ID - Babak perempat final Piala Dunia 2026 telah menghadirkan konfigurasi pertandingan yang sangat menarik perhatian para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Fase ini mempertemukan secara kebetulan antara tim-tim yang pernah meraih gelar juara dengan empat tim kejutan yang kini dijuluki sebagai kuda hitam.

Susunan pertandingan ini menciptakan narasi unik di mana pengalaman menghadapi potensi kejutan besar menjadi sorotan utama turnamen. Empat negara yang memiliki rekam jejak sebagai juara dunia dijadwalkan akan melakoni laga penentuan di fase ini.

Keempat tim juara dunia yang berhasil melaju hingga babak ini adalah Prancis, Argentina, Spanyol, dan Inggris. Mereka kini harus bersiap menghadapi lawan yang belum pernah merasakan puncak kejayaan trofi Piala Dunia.

Di sisi lain, empat tim kuda hitam yang secara tak terduga berhasil menembus babak perempat final adalah Maroko, Belgia, Swiss, dan Norwegia. Keberhasilan mereka menambah warna tersendiri dalam dinamika turnamen akbar ini.

Informasi mengenai komposisi pertandingan babak delapan besar ini disampaikan sebagaimana diberitakan oleh CNN Indonesia. Ini menegaskan bahwa persaingan di edisi 2026 telah melahirkan kejutan signifikan.

Prancis, yang saat ini menyandang dua bintang kemenangan dari edisi 1998 dan 2018, menunjukkan ambisi besar untuk melanjutkan tren positif mereka. Mereka bertekad untuk kembali mengukir sejarah di ajang bergengsi ini.

Les Bleus memiliki target jelas untuk bisa melaju hingga babak final secara beruntun. Ini merupakan pencapaian yang pernah mereka raih dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya, menunjukkan konsistensi mereka.

"Pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2026 telah menyajikan konfigurasi yang unik dan menarik perhatian publik sepak bola dunia," sebagaimana disebutkan dalam pemberitaan awal.

"Secara kebetulan, fase ini akan mempertemukan empat negara yang pernah menorehkan sejarah sebagai juara turnamen akbar tersebut melawan empat tim kejutan yang sering disebut sebagai kuda hitam," tambah informasi tersebut.