INFOTREN.ID - Di setiap perjalanan hidup, selalu ada satu titik yang menyalakan api semangat. Bagi Arsy, wisudawan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), titik itu bermula dari keberanian bermimpi besar.

Ia bukan hanya mahasiswa yang sibuk dengan skripsi, melainkan juga pengembara di lorong-lorong bisnis.

Cerita ini bukan sekadar tentang gelar sarjana, melainkan Kisah Inspiratif seorang anak muda yang menjadikan kampus sebagai panggung persiapan menuju arena dunia nyata.

Tantangan dan Jejak Perjuangan

Mengawali langkah dalam dunia bisnis bukanlah perkara mudah. Arsy harus bergulat dengan keterbatasan, menimbang risiko, hingga berhadapan dengan kegagalan yang sempat menguji kesabaran.

Namun, setiap jatuh ia bangkit lebih tegak, setiap luka menjadi pelajaran. “Kami ingin hadir untuk mengapresiasi sekaligus mendampingi anak-anak muda potensial agar mereka punya kesempatan lebih luas,” tutur Arsy.

Ucapannya bukan sekadar kata-kata, melainkan refleksi dari prinsip hidup yang ia pegang teguh: berbagi semangat adalah bagian dari perjuangan.

Kehangatan pelanggan saat bercengkrama di warung kopi Podo Ngopi milik Muhammad Naufal Arsy Katon (Foto: its.ac.id)

Cahaya yang Menerangi