INFOTREN.ID - Periode krusial bagi para pemudik yang menggunakan moda transportasi kereta api dari Jakarta telah dipetakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1. Analisis data menunjukkan bahwa rentang waktu antara 16 hingga 20 Maret 2026 merupakan periode favorit bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun tersebut.
Dari rentang waktu yang diprediksi sebagai masa padat tersebut, terdapat satu tanggal spesifik yang diperkirakan akan mencatatkan volume keberangkatan tertinggi. Tanggal tersebut ditetapkan sebagai puncak dari keseluruhan arus mudik kereta api yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta.
Secara spesifik, prediksi menunjukkan bahwa hari Rabu, 18 Maret 2026, akan menjadi titik tertinggi dalam grafik pergerakan penumpang mudik dari ibu kota. Prediksi ini didasarkan pada tren pemesanan tiket yang terus meningkat menjelang hari raya Idul Fitri.
Hingga saat ini, antusiasme masyarakat untuk menggunakan jasa kereta api sebagai pilihan utama transportasi mudik terlihat sangat tinggi. Data penjualan tiket menunjukkan angka yang signifikan, menandakan permintaan yang kuat untuk perjalanan pulang kampung.
"Penjualan tiket capai 681 ribu," merupakan fakta yang disampaikan terkait jumlah tiket kereta api yang sudah berhasil terdistribusi kepada calon penumpang. Angka ini mengindikasikan kesuksesan awal dalam fase pemesanan tiket untuk periode Lebaran 2026.
KAI Daop 1 secara aktif memantau pergerakan reservasi ini untuk memastikan kesiapan operasional maksimal jelang tanggal-tanggal puncak keberangkatan tersebut. Persiapan ini mencakup penambahan kapasitas layanan jika diperlukan.
Informasi mengenai periode favorit mudik Lebaran ini dirilis untuk memberikan panduan kepada calon penumpang agar dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan pada hari-hari biasa.
Periode favorit mudik Lebaran dari Jakarta ditetapkan berlangsung selama lima hari, terhitung mulai tanggal 16 Maret hingga tanggal 20 Maret 2026, sebagaimana disebutkan oleh KAI Daop 1 dalam keterangannya.
Puncak keberangkatan yang diprediksi jatuh pada 18 Maret 2026 menjadi perhatian utama manajemen untuk mengalokasikan sumber daya terbaik, mulai dari ketersediaan sarana hingga pelayanan di stasiun keberangkatan utama, dilansir dari sumber terkait.

