INFOTREN.ID - Teheran mengirimkan sinyal peringatan keras kepada rival utamanya, Amerika Serikat dan Israel, sebagai respons terhadap gelombang agresi yang terus menerus ditujukan kepada Republik Islam tersebut. Pernyataan tegas ini disampaikan oleh pejabat tinggi diplomatik Iran dalam situasi geopolitik yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyampaikan pandangan ini secara langsung dalam sebuah sesi wawancara eksklusif yang disiarkan dari ibu kota, Teheran, pada hari Kamis waktu setempat, tepatnya tanggal 5 Maret. Dalam kesempatan tersebut, Araghchi berupaya meredam spekulasi mengenai kemungkinan serangan darat besar-besaran dari pihak Amerika Serikat.

Araghchi secara kategoris menampik adanya rasa gentar atau kekhawatiran di kalangan pemimpin Iran mengenai skenario potensi invasi darat oleh pasukan Amerika Serikat. Ia menekankan bahwa Republik Islam Iran telah mempersiapkan diri secara matang dan memiliki keyakinan penuh untuk mempertahankan kedaulatan negaranya dari ancaman eksternal manapun.

Ketika dihadapkan pada pertanyaan spesifik mengenai prospek invasi darat AS, Araghchi memberikan respons yang sangat percaya diri. "Tidak, kami menunggu mereka," ujarnya dengan nada tegas, menggarisbawahi kesiapan total pihak Iran dalam menghadapi konfrontasi militer langsung.

Lebih lanjut, diplomat senior tersebut memperkuat pernyataan sebelumnya dengan memprediksi konsekuensi serius bagi pihak penyerang. Menurut keyakinan Iran, jika invasi darat tersebut benar-benar terjadi, hal itu dipastikan akan berubah menjadi sebuah episode yang sangat merugikan.

"Karena kami yakin bahwa kami dapat menghadapi mereka, dan itu akan menjadi bencana besar bagi mereka," tambah Araghchi, sebagaimana dikutip oleh Press TV pada hari Jumat, 6 Maret 2026. Pernyataan ini menggarisbawahi determinasi Iran untuk tidak mundur di bawah tekanan militer.

Keseluruhan pernyataan ini menegaskan posisi Iran yang tidak gentar menghadapi kekuatan militer luar, sekaligus menjadi penekanan bahwa setiap tindakan agresi akan dibalas dengan pertahanan yang solid dan berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi agresor.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: News.detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.