INFOTREN.ID - Upaya untuk melumpuhkan Republik Islam Iran secara cepat dan seketika tampaknya telah menemui perhitungan yang keliru dari pihak Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump. Hal ini memicu kekhawatiran baru mengenai potensi eskalasi konflik regional yang tidak terkendali.
Banyak analis militer dan geopolitik kini menyuarakan pandangan bahwa asumsi awal mengenai kerentanan Iran tidaklah sejalan dengan realitas kekuatan pertahanan negara tersebut. Kekuatan Iran dinilai jauh lebih substansial dibandingkan dengan negara lain yang mungkin pernah menjadi target intervensi AS sebelumnya.
Para pakar secara eksplisit menegaskan bahwa membandingkan Iran dengan negara seperti Venezuela adalah sebuah kekeliruan mendasar dalam penilaian strategis. Iran memiliki struktur pertahanan yang jauh lebih kompleks dan kemampuan respons yang teruji dalam menghadapi tekanan eksternal.
Kekeliruan perhitungan ini secara langsung meningkatkan kompleksitas tantangan yang dihadapi oleh administrasi Trump di panggung internasional. Risiko yang dihadapi AS kini berlipat ganda seiring dengan potensi balasan yang mungkin dilancarkan oleh Teheran.
"Iran tak selemah Venezuela," merupakan kesimpulan umum yang kini mendominasi diskusi di kalangan pengamat kebijakan luar negeri. Perbedaan kapabilitas militer dan geopolitik kedua negara sangat signifikan untuk diabaikan dalam perencanaan strategis.
Implikasi dari salah perhitungan ini adalah bahwa setiap langkah agresif yang diambil Washington berpotensi memicu respons yang lebih besar dan sulit diprediksi dari pihak Iran. Ini menciptakan lingkaran risiko yang terus berputar.
Bahkan di internal koridor kebijakan, mulai muncul kekhawatiran bahwa langkah-langkah yang diambil Trump mungkin tidak menghasilkan keuntungan cepat yang diharapkan, melainkan justru mengundang kontraproduktif jangka panjang.
Kondisi ini memaksa Washington untuk meninjau ulang seluruh asumsi dasarnya mengenai kemampuan Iran untuk menahan dan membalas tekanan militer maupun sanksi ekonomi yang diterapkan.

