INFOTREN.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat yang berada di wilayah Bandung dan daerah sekitarnya. Peringatan ini menekankan perlunya peningkatan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya cuaca ekstrem dalam waktu dekat.
Prakiraan yang dirilis oleh BMKG secara spesifik menyoroti adanya kemungkinan terjadinya intensitas hujan yang cukup tinggi, yang akan disertai dengan fenomena petir. Hal ini menjadi perhatian utama mengingat aktivitas warga di luar ruangan.
Peristiwa cuaca ini diprediksi akan terjadi pada hari Senin, 25 Mei 2026, sebagaimana tercatat dalam data prakiraan resmi yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut. Informasi ini disebarluaskan untuk memberikan waktu persiapan bagi masyarakat.
Kondisi suhu udara di Kota Bandung diperkirakan akan berada pada rentang yang relatif rendah, yakni berkisar antara 17 hingga 22 derajat Celsius. Suhu dingin ini menjadi salah satu faktor signifikan dalam analisis cuaca kali ini.
Selain suhu yang menurun, tingkat kelembapan udara di kawasan tersebut juga diperkirakan akan mengalami peningkatan yang cukup tajam, berada di kisaran 88 hingga 97 persen. Kombinasi faktor ini menciptakan kondisi atmosfer yang khas.
Kombinasi suhu rendah dan kelembapan yang sangat tinggi ini diprediksi akan menghasilkan sensasi udara yang terasa jauh lebih dingin bagi penduduk setempat. Ditekankan bahwa rasa dingin pekat ini akan sangat dominan terutama saat pagi dan malam hari.
"Masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan untuk mengantisipasi dampak dari potensi hujan petir ini," merupakan salah satu poin penting yang disampaikan BMKG. Hal ini menggarisbawahi pentingnya langkah antisipatif.
Dilansir dari Detikcom, BMKG juga memberikan imbauan spesifik kepada para pengguna jalan dan pengendara kendaraan bermotor. Mereka diminta untuk meningkatkan kehati-hatian karena permukaan jalan raya berisiko menjadi sangat licin akibat curah hujan.
Lebih lanjut, warga Bandung juga diminta untuk tetap siaga terhadap kemungkinan munculnya genangan air di lokasi-lokasi yang dikenal rawan banjir. Curah hujan deras yang diiringi kelembapan tinggi ini juga dapat mengurangi jarak pandang.